Warga Minut Tewas di Kamboja
BP3MI : Hati-hati, Kamboja Bukan Negara Penempatan Pekerja Migran Indonesia
Tidak sedikit warga Sulawesi Utara yang jadi korban penipuan dengan iming-iming bekerja gaji tinggi ke Kamboja.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Handhika Dawangi
Karena itu, pihaknya mengingatkan pencari kerja agar cerdas. Tidak mudah tergiur iming-iming gaji tinggi. "Kemarin kamu dapat, ada yang dari Batam, mereka ditipu, tergiur," jelasnya.
Informasi pekerjaan di luar negeri dapat diakses langsung lewat kanal media sosial Kementerian Perlindungan Pekerja Migran atau kantor BP3MI.
"Jangan sungkan jika adik-adik melihat info loker seperti itu, bisa cek dlu ke BP3MI. Bisa juga lewat medsos Apakah pemerintah tahu, dan sebagainya," jelasnya. (Tribun Manado/ndo)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Keluarga Marco Tirayo: Andy Rompas dan Istri Sosok Utama Pemulangan Jenazah dari Kamboja ke Minut |
|
|---|
| Profil Rio Dondokambey Salah Satu Sosok Berperan Pulangkan Jasad Marco Tirayoh ke Keluarga di Minut |
|
|---|
| Terungkap Sosok yang Punya Peran Penting untuk Pulangkan Jenazah Marco Tirayoh dari Kamboja ke Minut |
|
|---|
| Jenazah Marco Tirayoh, Warga Sulut Tewas di Kamboja Akhirnya Bisa Dipulangkan, Ini Kata Keluarga |
|
|---|
| Butuh Ratusan Juta Rupiah Pulangkan Jenazah Marco Tirajoh dari Kamboja, Keluarga Gelar Open Donasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kepala-BP3MI-Sulawesi-Utara-Hendra-Makalalag-Foto-2.jpg)