Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sejarah

Sejarah dan Profil AH Nasution Pahlawan Nasional Indonesia, Konseptor Perang Gerilya yang Mendunia

Sosok yang akrab disapa AH Nasution ini juga tokoh yang turut membentuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari nol.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
HO
AH Nasution, pahlawan nasional Indonesia, konseptor perang gerilya yang mendunia 

Akan tetapi, kedua keinginan orang tuanya tidak tercapai, karena Nasution mendapat beasiswa untuk belajar mengajar di Sekolah Raja Bukittinggi (sekarang SMAN 2 Bukittinggi) pada 1932.

Tiga tahun kemudian, 1935, Nasution pindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolahnya.

Awalnya, Nasution memang memiliki keinginan untuk menjadi guru.

Namun, seiring berjalannya waktu, keinginan tersebut kian lama kian menghilang. Nasution justru tertarik mengabdi sebagai prajurit.

Kendati begitu, Nasution tetap menjadi guru setelah lulus pada 1937.

Ia sempat mengajar di Bengkulu serta Palembang.

Masuk Militer

Nasution memasuki dunia militer pada tahun 1940, ketika Jerman Nazi menduduki Belanda dan pemerintah kolonial Belanda membentuk korps perwira cadangan yang menerima rakyat pribumi.

Dirinya mendaftar dan diterima di Akademi Militer Bandung untuk memulai pelatihan.

Berkat kepiawaiannya, pada bulan September 1940, Nasution dipromosikan menjadi kopral dan tiga bulan setelahnya menjadi sersan.

Lalu, ia menjadi seorang perwira di Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL).

Pada 1942, ketika Jepang menduduki Indonesia, Nasution ditugaskan di Surabaya untuk menjaga pelabuhan di sana.

Kemudian, setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945, Nasution bergabung ke dalam militer Indonesia yang dikenal sebagai Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Satu tahun setelahnya, 1946, Nasution diangkat menjadi Panglima Regional Divisi Siliwangi, yang bertugas menjaga keamanan di Jawa Barat.

Karier Nasution di bidang militer pun terus mengalami perkembangan.

Pada 1948, Nasution kembali naik pangkat menjadi Wakil Panglima Besar Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI).

Bandung Lautan Api

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved