Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bentrok di Singkil

Pelaku Penganiayaan terhadap Adik Bemo, Hendra Matheos Ditangkap, Inisial MRH Berusia 20 Tahun

Akhirnya Tim Resmob Polda Sulut menangkap pelaku penganiayaan terhadap Adik Bemo, Hendra Matheos. Inisial MRH berusia 20 tahun.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR.
Pelaku Penganiayaan terhadap Adik Bemo, Hendra Matheos Ditangkap. Inisial MRH Berusia 20 Tahun. (Foto ilustrasi tahanan). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya pelaku kasus penganiayaan terhadap Hendra Matheos di Singkil telah ditangkap pihak Kepolisian.

Tim Resmob Polda Sulawesi Utara menangkap terduga tersangka berinisial MRH alias Mardika (20) pada Senin (20/8/2024) malam. 

MRH ditangkap atas kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) terhadap Hendra Matheos.

MRH diketahui merupakan warga Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara. 

Penangkapan MRH berdasarkan laporan Polisi : LP/B/962/VIII/2024/SPKT/POLRESTA MANADO, Senin (19/08/2024) sekira pukul 21.20 Wita.

Iptu Lucky Andreaz selaku Katim Resmob menjelaskan, awalnya Tim Resmob menerima laporan terjadi keributan di Kelurahan Ternate Tanjung, Lingkungan 1, Kecamatan Singkil

"Tim Resmob langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mencari informasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku di salah satu rumah warga," ujarnya didampingi Wakatim Fegy Lumantow

Kemudian, Tim Resmob membawa tersangka untuk dimintai kererangan lebih lanjut. 

“Tersangka bersama barang bukti selanjutnya diserahkan ke Polresta Manado untuk proses hukum,” ujarnya 

Kejadian penganiyaan dengan senjata tajam terhadap korban Hendra Matheos ini terjadi pada Senin (19/8/2024) sore, sekira pukul 17.00 Wita. 

Diketahui, Hendra Matheos merupakan adik dari Almarhum Indra Matheos alias Bemo yang meninggal beberapa waktu yang lalu. 

Setelah kejadian, beredar kabar bahwa Hendra Matheos sudah meninggal dunia. Namun informasi tersebut ternyata hoax. 

Sampai saat ini Hendra Matheos masih hidup dan mendapat perawatan di rumah sakit Prof Kandou Malalayang Manado. 

Korban H Matheos saat mendapat perawatan di Rumah Sakit.
Korban H Matheos saat mendapat perawatan di Rumah Sakit. (Polres Manado)

Hal itu dibenarkan oleh kakak Korban Chandra Matheos. 

"Sampai saat ini masih hidup, tidak benar informasi sudah meninggal. Itu hoaks," ujarnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved