Catatan Bola
Suratan Takdir
Dunia seolah tak adil. Belanda yang tampil semenjana dan lolos lewat "fasilitas" peringkat tiga terbaik, dapat garis mudah di babak selanjutnya.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Pusat pertarungan Jerman Vs Spanyol bakal terjadi di lini tengah.
Barisan muda Spanyol bakal dipimpin Rodri.
Pemain Manchester City ini adalah dirigen dari musik agung skuad muda Spanyol yang membius EURO kali ini.
Rodri punya segalanya. Ia tenang, penuh perhitungan dan efisien.
Di sisi lain ia skill full, penuh visi dan punya gerak individu jempolan.
Keberadaan Rodri membuat Pedri sang matador muda leluasa menari-nari bagai balerina.
Pun sang anak muda Yamine Lamal beroleh asupan bola yang bergizi plus dorongan mental yang kuat untuk tak grogi menunjukkan gocekan mautnya.
Rodri juga menjadi benteng pertama dari pertahanan Spanyol.
"Ia yang terbaik yang pernah ada," kata Pep Guardiola.
Di kubu Jerman, kekuatan bertumpu pada Toni Kroos.
Gelandang Real Madrid ini kian berkuah di usia tua.
Kross adalah mesin utama dari komponen Panzer milik Jerman.
Dialah dinamo yang memunculkan inspirasi bagi Jerman.
Umpan umpan matang Kross tak hanya membuka ruang bagi Ilkay Gundogan sang granadier.
Tapi juga membelah pertahanan lawan, yang digunakan dua Panzer muda yakni Musiala dan Wirtz untuk membombarir pertahanan lawan.
Jika buntu, sang mesin utama bisa jadi meriam penghancur lewat tendangannya dari luar kotak penalti.
Jadi nikmatilah keindahan itu selagi ada dan dimanapun ia berkenan ditemui.
Karena mungkin setelah ini tak ada lagi keindahan. (Art)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Rodri-Timnas-Spanyol-dan-Toni-KroosTimnas-Jerman.jpg)