Hewan Kurban
Berikut 8 Ciri Hewan Kurban Bebas Antraks, Simak Sebelum Membeli
Sebelum membeli hewan kurban, ada sejumlah hal yang wajib diperhatikan agar hewan yang dipilih tidak terkena antraks.
4. Tidak lesu, pingsan, terhuyung-huyung
5. Tidak terserang kejang
6. Makan secara lahap dan tidak berhenti memamah biak
7. Tidak keluar darah dari lubang alami di tubuh
8. Tidak mengalami pembengkakan di bagian tertentu, seperti leher, dada, dan bahu.
Umumnya, hewan kurban yang terserang antraks akan ditandai dengan serangan mendadak, fatal, dan dapat berujung pada kematian.
Penyakit antraks juga sering tidak terdeteksi dan teramati, sehingga hewan dapat ditemukan mati mendadak.
Apabila ada beberapa ciri antraks yang terdeteksi pada hewan kurban, segeralah melaporkan kepada dinas pertanian dan peternakan setempat.
Hewan ternak yang terserang atau diduga terserang antraks harus segera diisolasi dari ternak lain.
Cara mencegah antraks
Penyakit berbahaya ini dapat diobati dengan memberikan antibiotik pada hewan, seperti penicillin, sulfonamide, streptomycin, dan oxytetracycline.
Selain itu, hewan ternak yang akan dijadikan kurban juga dapat diberikan vaksinasi setiap tahunnya.
Di daerah yang sudah bebas antraks, tindakan pencegahan dilakukan berdasarkan pengawasan dan pengendalian keluar masuknya ternak oleh dinas setempat.
Lalu apabila hewan yang mati karena antraks atau diduga antraks, binatang tersebut harus dimusnahkan dengan cara dibakar sampai habis.
Jika tidak memungkinkan, sapi yang sudah terlanjur mati dapat dikubur dengan kedalaman minimal 2 meter dari permukaan tanah. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.