Hewan Kurban
Tips Mengemas Hewan Kurban Biar Aman Dikonsumsi, Apa Saja?
Umat Muslim merayakan hari Raya Idul Adha pada Rabu (22/8/2018) hari ini
TRIBUNMANADO.CO.ID - Umat Muslim merayakan hari Raya Idul Adha pada Rabu (22/8/2018) hari ini
Setelah sholat Eid selesai, biasanya pihak masjid akan menyiapkan segala keperluan untuk menyembelih hewan kurban.
Berdasarkan unggahan Kementerian Pertanian di twitter @kementan, ada beberapa aturan dalam pembagian daging kurban.
Hal ini diatur dalam peraturan Kementrian Pertanian (Permentan) nomor 114 tahun 2014.
Berikut sarana pembagian daging kurban yang baik.
1. Setelah disembelih, hewan kurban harus digantung dan biarkan darah mengalir hingga tuntas.
2. Darah sisa pemotongan langsung dibersihkan.
3. Daging hewan kurban yang sudah dipotong tidak boleh bersentuhan dengan tanah.
Selain itu, jangan lupa untuk memisahkan antara daging dengan jeroan.
4. Selain daging, petugas pemotong daging dan jeroan pun harus terpisah.
Pengemasan daging kurban pun harus diperhatikan.
Selama ini, masyarakat sering menggunakan plastik kresek hitam untuk membungkus daging kurban padahal ini sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah.
Imbauan pun sudah pernah dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen indonesia (YLKI) mengenai membugkus daging mentah menggunakan plastik hitam.
Menurut YLKI, di dalam kresek hitam mengandung bahan baku yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan, terlebih jika mengontaminasi daging tersebut.
"Plastik kresek hitam dibuat dari bahan baku plastik yang sangat buruk, bersifat karsinogenik. Jika terkontaminasi pada daging kurban, makan akan berdampak buruk bagi kesehatan manusia," tutur Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi dikutip dari Kompas.