Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mata Lokal Memilih

Penyebab Tiga Capres Ngotot Datang di Manado Sulut Menurut Ferry Liando

Tiga Capres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo berkampanye di Sulawesi Utara.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
HO
Pengamat politik Ferry Liando (kemeja batik lengan panjang) menilai, kedatangan para Capres ke Sulawesi Utara mengusung misi tertentu yang berhubungan dengan elektabilitas. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulut jadi perhatian khusus tiga Capres di Pemilu 2024.

Tiga Capres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo berkampanye di Sulawesi Utara.

Bahkan, hal unik terjadi. Dua Capres yakni Prabowo dan Anies kampanye di Sulut pada hari yang sama.

Biasanya Sulut jarang dilirik para Capres untuk kampanye.

Daerah ini selalu jauh dari ingar bingar kampanye Capres.

Tapi tahun ini berbeda. Pengamat politik Ferry Liando menilai, kedatangan para Capres ini mengusung misi tertentu yang berhubungan dengan elektabilitas.

Untuk Anies, kata dia, motifnya bisa jadi adalah untuk mendekati para pemilih kristen.

"Sebab selama ini ia sering diasosiasikan hanya dekat dengan kalangan pemilih pada agama tertentu,
karakteristik pemilih di sulut secara statistik beragama kristen dan sulut idnetik dengan agama itu. 

Sehingga kehadiran capres Anies bisa saja untuk meyakinkan kalangan minoritas bahwa bahwa ia juga menghargai kelompok minoritas di bangsa ini," ujar dia Selasa (6/2/2024).

Sementara Prabowo lebih karena faktor sosiologis untuk membangkitkan suasana emosional warga sulut.

"Ini untuk meyakinkan bahwa ia memiliki darah sulut," kata dia.

Sedangkan Ganjar untuk mempertahankan militansi PDIP. 

Ini penting di tengah sengitnya persaingan antar Capres.

"Kehadirannya bisa jadi karena  mempertahankan militansi kader PDIP agar PDIP tetap menang di sulut sebagaimana pemilu terdahulu, kehadiran ganjar bisa jadi juga karena faktor pengaruh pak olly dondokambey yang merupakan bendahara umum pdip," katanya.

Walaupun demikian, ia menuturkan, kondisi politik di sulut tidak banyak berpengaruh pada kontalasi politik nasional. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved