Tahun Baru di Sulut
4 Tradisi Unik Awal Tahun di Sulawesi Utara
Di Sulut ada yang merupakan tradisi asli daerah, ada pula yang merupakan campuran antara budaya penduduk pribumi dan Eropa.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Biasanya orang-orang akan mengunjungi Watu Pinawetengan yang berada di Kabupaten Minahasa.
Di sana, masyarakat melakukan ritual dengan berbagai maksud.
Ada yang berziarah, minta petunjuk leluhur, pengobatan, hingga aktivitas wisata.
Warga Minta Perlindungan dari Bencana Banjir, Ritual 3 Januari di Watu Pinawetengan (TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS)
Umumnya warga yang datang tergabung dalam ormas adat, namun banyak pula yang datang sendiri.
Disana sesajen yang pada umumnya adalah telur, diatur di ujung batu.
Di ujung lainnya berdiri pakampetan atau seseorang yang dirasuki roh leluhur.
Aneka peralatan seperti panji, pedang, serta tas ditaruh di atas batu.
Dalam kondisi trans, pakampetan akan menyampaikan petunjuk serta nasehat kepada warga.
Suara pakampetan berubah saat menyampaikan pesan, menjadi sangat besar atau menyerupai nenek-nenek.
Seorang pakampetan menginjak tanah dan bumi terasa bergetar.
Sebuah perkumpulan ormas memeragakan aksi kebal sebelum masuk ke lokasi batu besar.
Gaya warga yang hendak masuk ke lokasi batu seragam.
Takzim dan menginjak bumi sebanyak tiga kali.
Di antara bau dupa dan tampang sangar sejumlah peziarah, persaudaraan tumbuh. (Art)
| Imbauan Pertamina kepada Warga Sulut: Perhatikan Kembang Api, Apalagi di Sekitar SPBU |
|
|---|
| Arus Mudik Menuju Palu, Makassar, dan Toraja Sepi Sejak Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 |
|
|---|
| Lonjakan Penumpang dan Kenaikan Tarif Tiket Mudik di Terminal Malalayang Manado Sulut |
|
|---|
| Warga Sulut Liburan Tahun Baru 2024 di Pantai Malalayang Manado |
|
|---|
| Rayakan Tahun Baru 2024, Warga Tomohon Sulut Padati Restoran Cepat Saji, Kumpul Bersama Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/figura-wki-gmim-imanuel-bahu4.jpg)