Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cerita di Balik Nama

Arti Nama Kampung Pancurang Manado, Diduga dari Sumber Mata Air Dalam Goa Jepang

Tribunmanado.co.id berkunjung ke Kampung Pancurang Kamis (30/11/2023) siang. Suasana ramai kendati langit mendung dan hujan rintik - rintik turun. 

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Kampung pancurang di Kelurahan Singkil Satu, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara. 

Gua Jepang

Keunikan gua tersebut adalah sumber airnya yang melimpah dan jernih. 

Gua itu juga diselimuti misteri dengan banyak cerita rakyat yang berpotensi dijual sebagai storynomics tourism. 

Tribunmanado.co.id, menyambangi gua itu Kamis (30/11/2023) Jalan yang dipilih adalah jalan kecil samping pekuburan bantik. 

Masyarakat setempat sangat familiar dengan gua itu. 

Saat ditanya keberadaan gua, sejumlah warga bercerita dengan antusias, bahkan mengantar, bahkan pula memberi minuman gratis dikarenakan jalur dalam gua cukup menguras fisik.

Lokasinya di tengah pemukiman penduduk. 

Gua itu sempit namun cukup tinggi hingga bisa dilalui orang dewasa.

Air mengalir deras dari dalam gua, menyebabkan genangan air setinggi mata kaki orang dewasa. 

Di kiri kanan gua terdapat bak mandi yang digunakan warga untuk mencuci dan minum. 

Pada jarak sekira dua puluh meter, gua menanjak.

Untuk menaikinya perlu merayap. 

Karena keterbatasan sarana penerangan Tribunmanado.co.id, tidak jadi melanjutkan perjalanan.

Seorang warga Fiece Jurah membeber, gua itu dulunya adalah tempat persembunyian tentara Jepang.

"Karena gua ini tempat kami disebut pancurang, " kata dia. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved