Cerita di Balik Nama
Asal Usul Nama Langowan Minahasa, Sulawesi Utara, Berawal dari Pohon Berlubang
Langowan adalah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, memiliki sejarah menarik tentang asal usul nama tersebut.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Langowan adalah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, memiliki sejarah menarik tentang asal usul nama tersebut.
Beberapa tempat ikonik ada di sana, seperti Watu Pinabetengan, Ranolewo, Dungusan Soputan, Taman Cita Waya dan lainnya.
Bahkan satu pasar tradisional terbesar di Minahasa ada di Langowan.
Baca juga: Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Langowan Minahasa Sulawesi Utara Minggu 7 Januari 2024

Eddy Londah, seorang warga Langowan, menyampaikan sejarah singkat tersebut kepada Tribunmanado.co.id, Minggu 7/1/2024.
Menurut Eddy, nama Langowan bersumber dari kata "Rangow" dalam Bahasa Tountemboan, yang berarti lubang.
"Dulu, terdapat sebuah pohon yang memiliki lubang di tengahnya," ucapnya.
Tempat tersebut menjadi tempat pemujaan bagi masyarakat Langowan kepada dewa yang disebut "opo-opo".
Masyarakat membawa berbagai sesajian dan persembahan ke tempat tersebut.
Sebagai ungkapan rasa syukur dan penghormatan kepada opo-opo.
Saat para pendatang dari Eropa tiba di tanah Langowan, mereka mendengar kata "Rangow" tersebut.
Namun, karena mereka tidak bisa melafalkan huruf 'r' dengan baik, kata tersebut berubah menjadi "Langow".
Seiring berjalannya waktu, nama "Langow" terus digunakan oleh masyarakat sampai akhirnya menjadi "Langowan" hingga saat ini.
Saat ini, tempat yang dulunya menjadi tempat pemujaan, kini menjadi lokasi didirikannya bangunan Gereja, yaitu GMIM Sentrum Schwarz Langowan.
Gereja tersebut juga menjadi ikon di Langowan.
Kecamatan Langowan juga terbagi menjadi empat bagian, yaitu Langowan Timur, Langowan Barat, Langowan Utara, dan Langowan Selatan.
Saat ini terdapat 42 desa yang ada di kecamatan Langowan ini.
Arti Nama Kelurahan Ketang Baru, Kampung Sentra Sepakbola dan Tradisi Ramadhan di Manado |
![]() |
---|
Arti Nama Kampung Pancurang Manado, Diduga dari Sumber Mata Air Dalam Goa Jepang |
![]() |
---|
Kisah Bak Air Legendaris di Manado Sulut, Dulu Ikon Kini Sarang Hantu, Warga: Ada Teriakan Perempuan |
![]() |
---|
Sejarah Nama Tikala di Kota Manado, Berawal dari Walak Ares Tanda Tangan Perjanjian dengan Belanda |
![]() |
---|
Cerita di Balik Nama Kelurahan Paal Empat Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.