Cerita di Balik Nama
Kisah Bak Air Legendaris di Manado Sulut, Dulu Ikon Kini Sarang Hantu, Warga: Ada Teriakan Perempuan
Lokasinya di atas bukit. Dari sana nampak pemandangan sebagian kota Manado, selat Manado serta jembatan Sukarno.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bak air di Kelurahan Singkil Satu, Lingkungan 2, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara ini pernah jadi ikon warga setempat.
Bentuknya unik serta fungsinya sebagai tempat penampungan air sebelum disalurkan ke rumah warga.
Kini bangunan itu terbengkalai. Bahkan jadi rumah hantu.

Tribunmanado mengunjungi lokasi itu, Rabu (22/11/2023) siang.
Sejumlah anak tampak berkumpul di bagian lantai duanya.
Melihat tribun datang, mereka turun dan bubar.
Amatan tribunmanado, menara itu bertinggi sekira 10 meter.
Lokasinya di atas bukit. Dari sana nampak pemandangan sebagian kota Manado, selat Manado serta jembatan Sukarno.

Angin sepoi-sepoi berembus membuat tempat itu sejuk di tengah sengatan terik sinar matahari.
Bentuknya serupa menara, dengan bagian atas yang besar.
Pada bagian atas itulah terdapat bak penampungan air.
Terdapat tangga melingkar dari bawah menuju ke bak itu.
Di pojok bawah, terdapat pipa besar.
Pipa besar itu tersambung dengan beberapa pipa menuju ke atas bak.
Menara bak air itu tampak tak terurus. Catnya kusam. Di beberapa titik sudah menghitam.
Asal Usul Nama Langowan Minahasa, Sulawesi Utara, Berawal dari Pohon Berlubang |
![]() |
---|
Arti Nama Kelurahan Ketang Baru, Kampung Sentra Sepakbola dan Tradisi Ramadhan di Manado |
![]() |
---|
Arti Nama Kampung Pancurang Manado, Diduga dari Sumber Mata Air Dalam Goa Jepang |
![]() |
---|
Sejarah Nama Tikala di Kota Manado, Berawal dari Walak Ares Tanda Tangan Perjanjian dengan Belanda |
![]() |
---|
Cerita di Balik Nama Kelurahan Paal Empat Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.