Cerita di Balik Nama
Arti Nama Kelurahan Ketang Baru, Kampung Sentra Sepakbola dan Tradisi Ramadhan di Manado
Nama Ketang Baru punya sejarahnya sendiri yang penuh warna di Kota Manado Sulawesi Utara. Kampung Sentra Sepakbola dan Tradisi Ramadhan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kelurahan Ketang Baru adalah kampung penuh warna di kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Di sana terdapat tradisi Ramadhan yang sangat kuat.
Berikut kultur sepakbola yang kental.
Masyarakat di sana juga punya semangat berdagang yang tinggi.
Nama Ketang Baru punya sejarahnya sendiri yang penuh warna.
Dimulai dari sekelompok warga yang bemukim di wilayah Sindulang 1 dekat pelabuhan Manado.
Tempat mereka bermukim kala itu dinamakan kampung ketang dikarenakan banyak ketang disekitarnya.
Singkat cerita, warga pun pindah mengikuti anjuran pemerintah kolonial Belanda ke lokasi saat ini.
Itu terjadi pada tahun 1941.
Di tempat baru, warga yang masih menyimpan memori kampung ketang lama menamakan kampung mereka ketang baru. Pada 1939 dibangunlah mesjid, lapangan dan pemukiman.
Tribunmanado mendatangi Kelurahan Ketang Baru pada Selasa (5/12/2023). Pengerjaan tengah berlangsung sekeliling lapangan Ketang yang merupakan ikon kampung itu.
Gorong-gorong diperbaiki.
Trotoar dipermak. Lapangan dipenuhi material pekerjaan. Rumput tinggal tersisa di beberapa titik.
Sisanya pasir dan tanah.
Lapangan Ketang ini markas dari klub sepakbola Bina Taruna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kelurahan-Ketang-Baru-Kampung-Sentra-Sepakbola-dan-Tradisi-Ramadhan-di-Manado-Sulawesi-Utara.jpg)