Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Heboh

Pengakuan MAR Siswa yang Bacok Guru di Madrasah Aliyah Yasua, Bikin Polisi Kaget

Beginilah kondisi terkini guru Fathur, korban pembacokan yang dilakukan murid Madrasah Aliyah (MA) Yasua, yang mana juga tempatnya mengajar.

Editor: Alpen Martinus
Kolase Surya.co.id
Pelaku pembacokan guru MA Yasua telah ditangkap pihak kepolisian di kawasan Grobogan, Selasa (26/9/2023). 

“Kesempatan apa?” Tanya petugas lagi.

“Kesempatan sekolah gitu,” 

Mendengar itu, petugas pun kaget.

“Lho ora diwenei kesempatan sekolah? (Lho nggak dikasih kesempatan sekolah?)”

“Kan udah terlalu banyak kesempatane nggo aku,” ucap R dengan suara lírih.

Barang Bukti Disita Polisi

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa sebilah sabit atau clurit dengan panjang sekitar 40 cm yang memiliki gagang besi.

Selanjutnya pakaian seragam sekolah pelaku yang digunakan saat pembacokan dan sepeda motor Supra X berwarna hitam dengan nomor polisi H 2241 BW.

Motif Pembacokan

Kasatreskrim AKP Winardi, mengungkapkan bahwa pelaku adalah seorang siswa kelas X di MA Yasua.

Motif pelaku melakukan pembacokan karena merasa tidak diberi kesempatan oleh korban untuk menyelesaikan tugas persyaratan kenaikan kelas.

Tugas tersebut seharusnya dikumpulkan paling lambat pada hari Sabtu (23/9/2023).

Menurut keterangan korban, guru-guru yang lain sudah mencoba untuk membujuk korban agar memberi kesempatan kepada pelaku. 

Namun, korban tetap bersikeras tidak memberikan kesempatan tersebut dengan alasan bahwa waktu pengumpulan tugas telah berakhir.

"Dalam situasi seperti ini, perlakuan korban telah menyakitkan hati pelaku, yang kemudian mendorongnya untuk merencanakan dan melaksanakan serangan terhadap korban," kata AKP Winardi, dikutip dari Tribun Jateng.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved