Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mata Lokal Memilih

Bocoran Deklarasi Prabowo Subianto dan Cawapresnya, Tempatnya Strategis

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani merespon terkait peluang Prabowo Subianto akan deklarasi Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden di Jawa Timur.

Editor: Alpen Martinus
TRIBUNNEWS.COM
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. 

Jawa Timur memiliki penduduk besar kedua setelah Jawa Barat.

"Ini harus menjadi sebuah tempat pertarungan kompetitif kesiapan tidak boleh disia-siakan masih ada waktu. Situasi saat ini lebih baik dibanding 2019 penerimaan masyarakat jauh lebih terbuka besar, banyak tokoh Jawa Timur, ulama tokoh masyarakat, kyai, pemimpin lain di Jawa Timur. Kami optimis besar di Jawa Timur," tutupnya.

Sementara itu, Partai NasDem merespon soal absennya PKS di Deklarasi Anies-Muhaimin di Surabaya.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak nampak dalam deklarasi Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebagai pasangan Pilpres 2024, di Hotel Majapahit Surabaya, Sabtu (2/9/2023).

Hal ini jadi pertanyaan mengingat PKS sebelumnya berada satu gerbong pendukung Anies.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyatakan pihaknya mendapat informasi jika PKS tengah mempersiapkan agenda internal mereka.

"Yang saya dengar sedang mempersiapkan rapat majelis syuro persiapan untuk memperkuat ini," kata Surya saat dikonfirmasi seusai acara.

Sebelum digelarnya deklarasi, Aboe Bakar Al-Habsy yang merupakan Sekretaris Jenderal PKS sempat berada di Surabaya.

Dia bertemu dengan Surya Paloh disela kegiatan Partai NasDem di Hotel Shangri-La.

Surya mengatakan, dirinya sudah menyampaikan perihal deklarasi tersebut. "Sudah saya laporkan dan berbicara itu," ungkap Surya Paloh.

Sementara itu, Koordinator Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis DPP NasDem, Suyoto membantah jika absennya PKS merupakan tanda keretakan koalisi.

Sebab dia masih berkeyakinan bahwa PKS masih satu gerbong.

Dia juga mendengar jika saat ini PKS masih melakukan mekanisme internal.

"Mereka kan punya mekanisme internal, karena ini kan cepat. Saya kira, kita hormati mekanisme internal mereka," ungkapnya dikonfirmasi terpisah.

Mantan Bupati Bojonegoro itu mengaku sejauh pemahamannya, PKS masih solid bersama NasDem.

Halaman
1234
Sumber: TribunJatim.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved