Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Banjir Lahar Hujan di Sitaro

Seismograf PGA Karangetang Sempat Rekam Getaran Banjir Lahar Hujan di Sitaro Sulawesi Utara

BPBD Sitaro juga menyebut, akibat terjangan banjir lahar hujan, akses jalan di dua lokasi tersebut terputus karena material vulkanik memenuhi jalan.

Editor: Rizali Posumah
Octavian Hermanses/Tribun manado
Gunung Api Karangetang di Kabupaten Sitaro. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelum banjir lahar hujan menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, masalah ini telah terekam alat seismograf milik Pos PGA Karangetang sekitar pukul 16.08 Wita.

Diketahui, banjir lahar hujan menerjang beberapa wilayah di Sitaro pada Rabu (14/6/2023).

Yakni di Kelurahan Bebali Kecamatan Siau Timur dan di Kampung Kinali Kecamatan Siau Barat Utara.

Ini Bedasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro

BPBD Sitaro juga menyebut, akibat terjangan banjir lahar hujan, akses jalan di dua lokasi tersebut terputus karena material vulkanik memenuhi badan jalan.

Sebelumnya, pihak Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang telah mengingatkan akan adanya banjir lahar hujan yang terjadi.

Fenomena ini terekam alat seismograf milik Pos PGA Karangetang sekitar pukul 16.08 Wita.

"Rekaman banjir lahar hujan Gunung Karangetang dengan amplitudo 8 mm," tulis Ketua Pos PGA Karangetang, Yudia Tatipang.

"Waspada yang akan lewat (sungai). Masyarakat yang akan lewat sudah harus memahami di saat hujan," sambung Yudia.

Terkait peristiwa itu, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Evangelian Sasingen mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai untuk waspada.

Imbauan itu disampaikan Sasingen menyusul terjadinya banjir lahar hujan di beberapa wilayah di Kabupaten Sitaro.

"Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan sungai yang dialiri banjir harus waspada.

Perhatikan setiap perkembangan cuaca yang terjadi," imbau Sasingen.

Kepada OPD teknis maupun kepala-kepala wilayah, baik di tingkat kecamatan, kelurahan dan kampung diinstruksikan agar memonitoring kondisi di wilayah masing-masing.

Apabila kondisi cuaca masih belum membaik, diminta agar mengambil langkah mitigasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved