Sitaro Sulawesi Utara
Warga Sitaro Diimbau Waspada, Pemerintah dan PVMBG Ingatkan Soal Potensi Terjadinya Hal Ini
Aktivitas Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) masih berada pada status Level 2 atau Waspada.
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
- Aktivitas Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) masih berada pada status Level 2 atau Waspada.
- Pemerintah daerah bersama PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya.
- Masyarakat diminta mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat penumpukan material lava sebelumnya.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Sitaro – Aktivitas Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) masih berada pada status Level 2 atau Waspada.
Terkait dengan hal itu, warga Sitaro terlebih khusus yang berada di dekat Gunung Karangetang diminta untuk waspada.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat peningkatan aktivitas visual sejak 9 Oktober 2025 pukul 18.30 WITA di Puncak Kawah Dua (Kawah Utara), Selasa (14/10/2025).
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Yudia P. Tatipang, menjelaskan bahwa pengamatan terakhir menunjukkan adanya bara api dan guguran lava pijar yang masih berada di area antara Kawah Dua dan Kawah Satu, dengan jarak sekitar 700 meter dari puncak.
“Sejak tanggal 9 Oktober terjadi peningkatan visual. Bara api terlihat di puncak kawah dan terjadi guguran lava pijar ke arah selatan. Namun aktivitas masih terbatas di area puncak,” ujar Tatipang.
Meski belum ada desa yang terdampak langsung, pemerintah daerah bersama PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya.
“Kami mengingatkan masyarakat dan pengunjung agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1,5 kilometer dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (Selatan), serta area perluasan sektoral ke arah selatan–barat daya sejauh 2,5 kilometer,” tegas Tatipang.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat penumpukan material lava sebelumnya.
“Kondisinya masih belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat, dan barat daya,” tambahnya.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi lahar hujan dan banjir bandang yang bisa mengalir hingga ke wilayah pesisir.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Sitaro dalam kunjungan kerjanya baru-baru ini turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada.
“Beliau menekankan agar warga, terutama yang berkebun di lereng gunung, lebih berhati-hati dan selalu memperhatikan informasi resmi dari petugas,” kata Tatipang.
“Secara umum kondisi masih aman, namun kami tetap melakukan pemantauan intensif. Aktivitas vulkanik bisa berubah kapan saja, sehingga kewaspadaan masyarakat sangat penting,” tutup Yudia P. Tatipang.
Tentang Gunung Karangetang
Gunung Karangetang atau Api Siau adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Siau, di lepas pantai utara Sulawesi Utara, Indonesia.
Letak tepatnya di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.
| Penyidikan Kasus Korupsi Dana Bantuan Gunung Ruang di Kepulauan Sitaro Terus Berlanjut |
|
|---|
| Irit Bicara, Anggota DPRD Sitaro Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Stimulan Erupsi Gunung Ruang |
|
|---|
| Identitas Korban Banjir Bandang Bahu Sitaro Terungkap Lewat Uji DNA |
|
|---|
| Diduga Lalai Amankan Material Proyek, Kontraktor Jalan di Sitaro Disorot Usai Mahasiswa Tewas |
|
|---|
| Breaking News: Banjir Rob Rendam Kelurahan Balehumara Kabupaten Kepulauan Sitaro |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Gunung-Karangetang-di-Sitaro-Sulut-sadg.jpg)