Sulawesi Utara
Apa Itu Eco Enzim? Digunakan Untuk Hilangkan Bau Sampah TPA Sumompo, Untuk Buat Pupuk Juga
Produk eco enzim terus dikembangkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado punya cara sendiri menghilangkan bau sampah.
Cara tersebut kini terus dikembangkan dan digunakan di tempat pembuangan akhir (TPA) Sumompo.
Produk yang mereka gunakan adalah eco enzim.
Baca juga: DLH Manado Kembangkan Produk Eco Enzim, Frangky Porawaow: Bisa Jadi Pupuk dan Penghilang Bau Sampah
Ternyata banyak hal yang bisa dimanfaatkan dari eco enzim tersebut.
Buktinya saat ini mereka berhadil untuk meredakan bau sampah di TPA Sumompo.
Eco enzim juga bisa dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk.
Sehingga para pekerja biasanya memisahkan sampah sisa makanan untuk dibuat pupuk.
Baca juga: Kisah Hawe Pria Asal Manado, Hidupi Keluarga dari Memulung Sampah di TPA Sumompo

Produk eco enzim terus dikembangkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado.
Kepala DLH Manado Frangky Porawaow kepada Tribunmanado.co.id mengatakan bidang pengelolaan persampahan dan LB3 terus mengembangkan eco enzim, karena ini merupakan bahan utama yang dicampur dengan air.
"Setelah tercampur dengan air, kemudian disemprotkan ke sampah di TPA untuk menghilangkan bau," kata Frangky, via telepon, Jumat 9 Juni 2023.
Selain itu, Frangky Porawaow menegaskan eco enzim punya banyak manfaat.
Baca juga: Cerita Ketlin dan Mia, Bantu Orang Tua Jadi Pemulung Sampah di TPA Sumompo Sulawesi Utara
Karena selain menjadi bahan baku penghilang bau busuk, eco enzim juga menjadi bahan untuk pupuk.
Bukan hanya itu, eco enzim punya banyak keuntungan karena hanya dibuat dari kulit buah-buahan.
Sehingga ikut mengurangi produksi sampah di kota Manado.
Untuk produksi eco enzim tersebut, menurutnya, butuh waktu tiga bulan dan siap panen untuk digunakan.
29 Warga Korban Lakalantas dan Amputasi akan Terima Kaki Palsu Gratis dari Ditlantas Polda Sulut |
![]() |
---|
Kusriadin Terpilih Jadi Ketua Asperindo Sulawesi Utara, Bakal Atur Tarif yang Berpihak ke Konsumen |
![]() |
---|
Sosok dr Truly Kerap: Dokter, Jurnalis, hingga Kini Diangkat Jadi Ketua KPID Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Daftar Peristiwa di Sulut: Penemuan Perahu Nelayan, Perkembangan Kasus Korupsi Dana Hibah GMIM |
![]() |
---|
Operasional KM Barcelona Dibatasi, Warga Talaud Mengeluh, Aktivitas dan Roda Ekonomi Makin Lambat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.