Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Jemaah Haji Perlu Waspadai Cuaca Panas di Arab Saudi, Bisa Sebabkan 5 Penyakit

Jemaah haji asal Indonesia perlu mewaspadai cuaca panas di Madinah. Kabarnya suhu di sana bisa lebih dari 40 derajat Celcius.

Editor: Isvara Savitri
Saudigazette.com.sa
Kabar terkini dari Arab Saudi. Tenda-tenda Mina sudah mulai disiapkan dengan segala perlengkapannya untuk menerima jemaah haji musim haji ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Salah satu yang menjadi tantangan saat ibadah haji adalah cuaca panas di Arab Saudi.

Hal itu tentu harus diwaspadai oleh jemaah haji asal Indonesia.

Bahkan, kabarnya mulai akhir Mei 2023 suhu di Madinah bisa lebih dari 40 derajat Celcius.

Selain suhu yang cukup tinggi, kelembapan udara di Madinah tak seberapa jika dibanding Indonesia.

Kondisi tersebut membuat panas terasa lebih menyengat namun tubuh sulit berkeringat.

Padahal, berkeringat adalah mekanisme alami tubuh untuk menjaga kestabilan suhu dari dalam.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr M Imran.

“Jemaah harus waspadai cuaca panas di Madinah. Panasnya terasa lebih menyengat, namun tubuh tidak berkeringat. Hal ini bisa menyebabkan masalah kesehatan,” jelas Imran, dilansir dari SehatNegeriku (29/5/2023).

Apa saja penyakit akibat cuaca panas yang perlu diwaspadai di Madinah?

Menurut Imran, ada lima jenis penyakit akibat cuaca panas di Madinah yang perlu diwaspadai jemaah haji. Berikut beberapa di antaranya:

Baca juga: Sandiaga Uno Ogah Berpasangan Dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Beda Soal Pemikiran

Baca juga: Oknum Polisi Inisial MKS Jadi TSK, Rudapaksa Gadis 16 Tahun di Sulteng, Begini Awal Mula Berkenalan

Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)

Udara kering di Madinah bisa membuat lapisan bagian dalam mulut dan hidung kering. Kondisi ini bisa menyebabkan ISPA yang ditandai dengan gejala batuk.

Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan rentan dialami jemaah haji, terutama kalangan lansia. Kondisi ini disebabkan kelembapan udara di Madinah yang rendah membuat jemaah tidak merasa kehausan saat beraktivitas.

Waspadai gejala dehidrasi seperti pusing.

Cuaca panas. BMKG Jelaskan Analisis Fenomena Udara Panas yang Terjadi di Indonesia.
Cuaca panas. BMKG Jelaskan Analisis Fenomena Udara Panas yang Terjadi di Indonesia. (via TribunJateng.com)
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved