Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Putus Sekolah

Tahun 2022, 818 Siswa di Kota Manado Putus Sekolah

Salah satu wanita yang bertugas di dinas pendidikan menjelaskan, paling banyak siswa putus sekolah karena sudah tidak mampu membayar biaya.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
Tribun manado / Andreas Ruaw
Foto Ilustrasi siswa sekolah. Sepanjang tahun 2022 kemarin, ada 818 siswa yang putus sekolah di Manado, Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Pendidikan Kota Manado Sulawesi Utara menyampaikan data kasus siswa putus sekolah pada tahun 2022.

Dari data yang diterima Tribun Manado, tercatat 818 siswa yang putus sekolah.

Hal itu terbagi dalam kategori usia.

Untuk usia 7 sampai 18 tahun ada 543 siswa, sedangkan 18 tahun keatas 275.

Salah satu wanita yang bertugas di dinas pendidikan menjelaskan, paling banyak siswa putus sekolah karena sudah tidak mampu membayar biaya.

"Jadi paling banyak itu, untuk yang hamil saat bersekolah ada namun sedikit," ujarnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Steven Tumiwa menggelorakan agar seluruh siswa sekolah dasar dan menengah pertama di Kota Manado  untuk wajib masuk sekolah.

"Itu wajib, kita sampaikan itu kepada semua orang tua di kota Manado," ujarnya Rabu (10/5/2023).

Namun disisi lain, Tumiwa menjelaskan jika ada orang tua yang tidak ingin menyekolahkan anak, maka harus membuat pernyataan tertulis.

"Tapi selagi tidak, kami membuat home visit atau kunjungan ke rumah untuk mengajak anak sekolah," jelasnya.

Menurut Tumiwa jika menemukan ada siswa yang hamil saat masih bersekolah maka pihaknya akan mengakomodir di ujian paket.

Hal tersebut diupayakan agar siswa tersebut bisa sekolah meskipun bukan lagi di sekolah formal.

"Itu ada di bidang Paud Dikmas. Kalau dinas pendidikan kota Manado melayani semua baik paket A, B dan C," jelasnya. (Ren)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved