Putus Sekolah
Strategi Dinas Pendidikan Kota Manado Akomodir Siswa yang Hamil
Steven Tumiwa menjelaskan jika ada orang tua yang tidak ingin menyekolahkan anak, maka harus membuat pernyataan tertulis.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Steven Tumiwa menggelorakan agar seluruh siswa sekolah dasar dan menengah pertama di Kota Manado, Sulawesi Utara, wajib masuk sekolah.
"Itu wajib, kita sampaikan itu kepada semua orang tua di Kota Manado," ujarnya Rabu (10/5/2023).
Namun di sisi lain, Tumiwa menjelaskan jika ada orang tua yang tidak ingin menyekolahkan anak, maka harus membuat pernyataan tertulis.
"Tapi selagi tidak, kami membuat home visit atau kunjungan ke rumah untuk mengajak anak sekolah," jelasnya.
Menurut Tumiwa jika menemukan ada siswa yang hamil saat masih bersekolah maka pihaknya akan mengakomodir di ujian paket.
Hal tersebut diupayakan agar siswa tersebut bisa sekolah meskipun bukan lagi di sekolah formal.
"Itu ada di Bidang Paud Dikmas. Kalau dinas pendidikan kota Manado melayani semua baik paket A, B dan C," jelasnya.
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
Tahun 2022, 818 Siswa di Kota Manado Putus Sekolah |
![]() |
---|
Pasca Sang Ayah Lumpuh, 2 Kakak Chairil Ento Pilih Minggat dari Rumah, Sang Ibu Menikah Lagi |
![]() |
---|
Lumpuh dan Diurus Sang Anak, Rahman Ento Hidup dengan Bergantung Belas Kasih Tetangga |
![]() |
---|
Sang Anak Putus Sekolah, Rahman Ento Ngaku Baru Didatangi Dinsos Manado Setelah Viral di Medsos |
![]() |
---|
Penjelasan Sosiolog Terkait Tingginya Angka Putus Sekolah di Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.