Lokal Bercerita
Kuliner Ekstrem Daging Ular Piton, Salah Satu Masakan Khas Warga Manado Sulawesi Utara Sejak Dulu
Untuk memuaskan selera para penikmat daging ekstrem, ada rumah makan yang khusus mengolah kuliner ekstrem.
|
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Ferdi Guhuhuku
Salah satu rumah makanan khas Minahasa di Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.
Saat ini, sekilo daging piton dijual Rp 40 ribu per kg. Kalau hari raya, bisa naik Rp 50 ribu per kg.
Daging ular yang tidak habis terjual, kembali masuk freezer. "Pasti habis. Setelah itu ambil lagi," tuturnya.
Pedagang daging satwa liar di Pasar Beriman banyak. Jumlahnya belasan. Mereka mengambil ular dan lainnya dari pengepul.
Pengepul juga lumayan banyak. Ada di Tomohon, Sonder dan Kawangkoan. Roy biasa mengambil dari pengepul di Kawangkoan.
"Biasanya, kalau ada daging masuk, kita ke sana. Dicurah, kita pilih, bayar. Harga pengambilan pastinya di bawah harga jual," katanya lagi. (ndo/Edi)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Lokal Bercerita
Industri Rumah Panggung Woloan Tomohon Mendunia, Dikirim Hingga ke Argentina |
![]() |
---|
Cerita David Ngala, 10 Tahun Membuat Rumah Panggung Woloan di Tomohon Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Mengenal Rumah Panggung Woloan Khas Minahasa yang Sudah Mendunia |
![]() |
---|
Kisah Pekerja Rumah Panggung Woloan Adri Uhing, Bisa Bangun Rumah Sendiri untuk Keluarga |
![]() |
---|
Pengusaha Rumah Panggung Woloan Johanis Sindim Raup Penghasilan Ratusan Juta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.