Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Seorang Kepsek di Sulsel Dianiaya Orangtua Murid, Kondisi Patah Bahu

Seorang kepala sekolah dasar (SD) di Sulawesi Selatan seusai dianiaya Orangtua Murid yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Editor: Frandi Piring
via Tribun Jogja
Ilustrasi penganiayaan. Seorang Kepsek di Sulsel Dianiaya Orangtua Murid, Kondisi Patah Bahu . 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasib seorang kepala sekolah dasar (SD) di Sulawesi Selatan seusai dianiaya Orangtua Murid yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Oknum kepsek bernama Alfian (38) mengalami patah di bagian bahu kiri karena setelah dipukul orangtua murid, AC.

Bahkan, aksi penganiyaan tersebut dilakukan di depan sekolah serta disaksikan beberapa siswa.

Saat ini kasus tersebut tengah ditangani polisi usai dilaporkan ke Polres Palopo.

Awal mula kejadian

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di SD Al-Hikmah Palopo pada Rabu (8/3/2023) siang.

Alfian becerita, pelaku yang memukulnya adalah orangtua siswa berinisial AC.

Mulanya pelaku kerap melakukan intimidasi dan mengajak berkelahi dengan korban. Namun, ajakan tersebut ditolak.

"Awal kejadiannya saya diajak berkelahi, tapi saya tidak mau, di situ dia membentak-bentak saya, tapi saya jawab dengan dingin,

sebelumnya memang ada permasalahan, namun itu sudah selesai, Dinas Pendidikan juga sudah turun menengahi," kata Alfian saat dikonfirmasi, Jumat.

Lantaran jengkel ajakan duelnya ditolak, pelaku lalu berdiri dari motornya dan mendatangi korban.

Saat itu korban sedang berada di atas motor lalu pelaku mendorongnya hingga terjatuh.

“Tanpa pikir panjang, pelaku mendorong saya, saya jatuh dan terbentur di trotoar, pelaku saat saya sudah jatuh masih mengatai saya,

saya dibawa ke rumah sakit karena sudah tak berdaya,” ucap dia.

Bahu korban patah

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved