Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Anak Pejabat Pajak Lakukan Aniaya

Sosok Ernie Meike Torondek, Wanita Diduga Ibunda Mario Dandy Kerap Pamer Tas Mewah, Berdarah Manado?

Sosok Ernie Meike Torondek yang didugaibunda Mario Dandy Satriyo kini menuai sorotan publik.

|
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Tirza Ponto
Twitter/Instagram/@azazeldiablos
Inilah sosok Ernie Meike Torondek diduga ibu Mario Dandy Satriyo heboh jadi sorotan publik usai sang anak aniaya David. Gaya hidupnya yang mewah kini disoroti netizen. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nama Ernie Meike Torondek turut menuai sorotan usai Mario Dandy Satriyo terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap David, anak petinggi GP Ansor.

Sebelumnya gaya mewah dari Mario Dandy Satriyo, anak pejabat pajak bernama Rafael Alun Trisambodo menuai sorotan publik ditengah kasus penganiayaan yang dilakukannya.

Kini kehidupan Ernie Meike Torondek, sosok wanita yang diduga ibunda Mario Dandy Satriyo  turut disoroti.

Setelah Mario Dandy Satrio (20), kini giliran gaya hidup mewah istri Rafael Alun Trisambodo yang disorot netizen.
Setelah Mario Dandy Satrio (20), kini giliran gaya hidup mewah yang diduga istri Rafael Alun Trisambodo ikut disorot netizen. (Kolase Twitter)

Baca juga: Viral Foto-foto Aset Diduga Milik Rafael Alun, Ada Rumah, Mobil dan Restoran, di Jakarta dan Manado

Seperti diketahui Rafael Alun Trisambodo merupakan pegawai pajak yang memiliki harta kekayaan Rp 51 miliar.

Mario Dandy Satriyo pun melalui media sosialnya gemar pamer motor dan mobil mewah.

Sosok wanita yang diduga ibu Mario pun tampak gemar memamerkan tas branded-nya dengan harga fantastis.

Ia juga kerap memamerkan beberapa rumah mewahnya yang dilengkapi dengan fasilitas kolam renang dan ruangan gym.

Rafael Alun Trisambodo bersama keluarganya diketahui tinggal di kawasan elit dan memiliki beberapa rumah.

Rumah-rumah mewahnya itu disebut-sebut berada di kawasan Jakarta, Yogya hingga Manado.

Selain memiliki banyak rumah mewah, Rafael Alun Trisambodo juga disebutkan memiliki banyak mobil mewah yang berderet rapi di garasi.

Ia juga bahkan memiliki sejumlah usaha seperti kedai kopi hingga restaurant.

Foto Rafael Alun diduga bersama anak dan istrinya di sebuah restoran. Dalam unggahan @logikapolitikid, restoran itu disebut milik Rafael Alun dan berada di Yogyakarta.
Foto Rafael Alun diduga bersama anak dan istrinya di sebuah restoran. Dalam unggahan @logikapolitikid, restoran itu disebut milik Rafael Alun dan berada di Yogyakarta. (via Tribunnews.com)

Restauran yang dimiliki mereka bahkan sudah diresmikan oleh sang istri sejak tahun 2016, dan dipublikasikan di sebuah surat kabar.

Ernie yang diduga ibunda Mario juga sering memposting beberapa kegiatannya di Instagram.

Terlihat ia berpose di sebuah taman dengan menggunakan tas dan sepatu merek Christian Dior.

Inilah sosok Ernie Meike Torondek diduga ibu Mario Dandy Satriyo
Inilah sosok Ernie Meike Torondek diduga ibu Mario Dandy Satriyo (Instagram/@azazeldiablos)

Kemudian ada juga tas dengan merek Christian Dior dengan ukuran dan warna yang berbeda.

Lalu tas Channel berbagai jenis dan warna, bahkan beberapa tas dan sepatu mewahnya juga dipakaikan ke anjing peliharaan mereka.

Selain itu, Ernie juga terlihat berpose di dalam mobil Rubicon hitam yang viral karena menunggak pajak tersebut.

Namun kini akun Instagram milik Ernie itu, @26_emt, tampaknya sudah ditutup.

Kekayaan dan gaya hidup hedon keluarga Rafael Alun Trisambodo ini dikupas oleh akun Twitter @logikapolitikid.

Akun itu juga bahkan menyebut bahwa Rafael Alun Trisambodo memiliki sejumlah kos-kosan dan perumahan.

Diberitakan sebelumnya, Mario Dandy melakukan penganiayaan terhadap anak pengurus GP Anshor, David (17).

Akibat penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy itu, David kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan belum sadarkan diri.

Beredar rekaman video memperlihatkan kebrutalan Mario Dandy Satriyo saat menganiaya David.
Beredar rekaman video memperlihatkan kebrutalan Mario Dandy Satriyo saat menganiaya David. (Twitter)

Video penganiayaan itu juga direkam oleh teman Mario Dandy dan tersebar di media sosial.

Sebelum menganiaya David, Mario Dandy kerap memamerkan harta kekayaan ayahnya di media sosial.

Hal itu membuat sang ayah disorot dan sumber kekayaannya dipertanyakan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sang ayah bahkan harus mengundurkan diri dari jabatannya Kabag Umum Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Selatan II.

Selain Mario Dandy, polisi juga telah menetapkan temannya, Shane Lukas sebagai tersangka.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam mengatakan selain merekam aksi penganiayaan, Shane juga turut memprovokasi Mario untuk menganiaya korban D.

Ade menuturkan, awalnya Mario menceritakan soal perlakuan tidak pantas D terhadap sang pacar, A (15), kepada Shane.

Shane yang kaget dengan cerita tersebut lantas memanas-manasi Mario untuk memberikan 'pelajaran' kepada D.

"MDS (Mario) menghubungi Shane untuk menceritakan soal perlakuan tidak pantas yang dilakukan korban kepada A. Namun, saat menceritakan hal tersebut, Mario justru emosi," kata Ade, Jumat (24/2/2023).

"Merespons cerita Mario, Shane kemudian menjawab seperti ini, 'Gua kalau jadi lu, pukulin saja. Itu parah Den'," lanjut Ade.

"Percikan api" yang disambar oleh Shane pada akhirnya membulatkan tekad mereka guna menemui korban.

Pada 20 Februari 2023, Mario beserta Shane dan A menuju Kompleks Grand Permata, Pesanggrahan.

Mereka ingin menemui D yang diketahui sedang berada di sana.

Setelah mereka tiba di lokasi, Shane kemudian bertanya kepada Mario mengenai peran apa yang harus dia lakukan dalam memberikan D ‘pelajaran’.

"Entar lu videoin saja," jawab Mario.

Kemudian, Shane bertanya, "Ya sudah, mana HP lu?" “Nih HP gua,” jawab Mario.

Setelah menemui korban di depan rumah teman D yang berinisial R, Mario kemudian memaksa korban untuk push up sebanyak 50 kali.

Namun, karena korban tidak bisa menyanggupi itu, Mario lantas meminta D untuk melakukan 'sikap tobat'.

Mario bahkan meminta Shane mencontohkan sikap tersebut.

Namun, D lagi-lagi tidak bisa melakukannya.

Mario akhirnya naik darah. Mario menendang dan memukul area vital korban.

"Telah terjadi kekerasan terhadap D dengan cara menendang kepala beberapa kali. Kemudian, (Mario) menginjak kepala beberapa kali dan juga menendang perut, kemudian memukul kepala ketika korban berada pada posisi push up," ujar Ade Ary.

Atas penganiayaan itu, penyidik telah menetapkan Mario Dandy dan Shane Lukas sebagai tersangka.

Mario dijerat dengan Pasal 76c juncto Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 351 ayat 2. Adapun Shane dijerat Pasal 76c juncto Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 351 KUHP.

Kemenkeu Sri Mulyani Kecam Anak Pejabat yang Viral, Termasuk Gaya Hidup Mewahnya

Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati turut kecam aksi anak pejabat Ditjen Pajak yang viral karena aniaya pemuda di Jakarta Selatan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus anak pejabat aniaya pemuda itu viral di media sosial terutama Twitter.

Pelaku berinisial MDS merupakan anak pejabat Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan.

Atas peristiwa tersebut, Sri Mulyani turut buka suara melalui unggahan Instagram miliknya pada Rabu (22/2/2023).

Sri Mulyani menegaskan bahwa Kementerian Keuangan mengecam keras aksi yang dilakukan oleh anak pejabat tersebut.

"Kemenkeu mengecam tindakan kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan - dan mendukung penanganan hukum secara konsisten oleh instansi yang berwenang," tulis Sri Mulyani dikutip dari Instagram @smindrawati pada Rabu.

Selain itu, Sri Mulyani juga turut mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan oleh pelaku.

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, pelaku kerap membagikan foto-fotonya bersama dengan koleksi kendaraan termasuk mobil Jeep Rubicon yang dipakai untuk menculik korban penganiayaan.

"Kemenkeu mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan oleh keluarga jajaran Kemenkeu yang menimbulkan erosi kepercayaan terhadap integritas Kementerian Keuangan dan menciptakan reputasi negatif kepada seluruh jajaran Kemenkeu yang telah dan terus bekerja secara jujur, bersih dan profesional," tuturnya.

(TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti) (TribunJabar.id/Rheina Sukmawati)

Baca Berita Lainnya : Google News

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved