Imlek 2574
Makna Perayaan Tahun Baru Imlek
Agama Khonghucu / Ru Jiao tersebar di seluruh dunia dan dipeluk oleh mereka yang menyakininya apapun latar belakang etnis
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Pada tahun 104 SM, Kaisar Han Wu Di kemudian menetapkan digunakannya kembali Kalender Dinasti Xia, mengikuti anjuran dan sabda Nabi Kongzi yang tersurat pada Kitab Suci Si Shu, bagian Kitab Lun Yu Jilid 11 ayat 2.
Saat itupula Kaisar Han Wu DI menetapkan Ru Jiao / agama Khonghucu sebagai agama Negara / State Religion.
Kemudian Kaisar Han Wu Di menetapkan penghitungan tahun pertama kalendernya dihitung sejak 551 SM, tahun kelahiran Nabi Kongzi. Jika ditambahkan tahun Masehi 2023 maka tahun baru Imlek tahun ini adalah 2574 dan disebut pula Kongzili artinya penanggalan berdasarkan usia Nabi Kongzi.
Tahun baru Imlek 2574 Kongzili ditahun 2023 jatuh pada hari Minggu, tanggal 22 Januari 2023.
Dalam setiap agama diwilayah mana agama tersebut mula-mula lahir dan berkembang maka budayanya ikut lestari sebagaimana agama Khonghucu yang seiring dengan unsur budaya Tionghoa.
Sejarah agama Khonghucu / Ru Jiao berjalan bersama dalam lintasan sejarah bangsa Tionghoa selama kurun waktu 5000-an tahun hingga kini.
Setiap momen perayaan tahun baru Imlek pasti akan selalu ada pernak-pernik Imlek, angpao, barongsai dan Wushu, ramalam Shio dan quamia, Fengshui, pakaian yang didominasi warna merah / Cheongsam hingga riasan dan kuliner khas Imlek, semuanya adalah kebudayaan yang menyertai makna religi keagamaan Khonghucu.
Bagi umat Khonghucu, tahun baru Imlek adalah hari raya keagamaan.
Bagi masyarakat Tionghoa yang bukan lagi beragama Khonghucu yang turut merayakannya dari sisi budaya Tionghoa, tidak ada yang melarangnya.
Mari kita bergembira bersama merayakan tahun baru Imlek dengan suka cita tapi etisnya jangan mengaburkan sejarah, makna keagamaannya dengan mengatakan bahwa tahun baru Imlek adalah budaya bukan agama.
Kalau hanya unsur budaya tentu tidak ada upacara dan sembahyang yang seharusnya menjadi ranah agama.
Jikapun dikatakan bahwa tahun baru Imlek adalah perayaan etnis (dalam hal ini Tionghoa), juga kurang tepat.
Mengapa? Imlek dirayakan pula bangsa-bangsa lain di dunia seperti Korea dan Jepang, Vietnam, Singapura dan bangsa lainnya dengan istilah berbeda.
Regulasi, aturan hukum berkaitan dengan hari libur nasional di Republik Indonesia berkaitan dengan peristiwa penting nasional serta agama yang dipeluk oleh mayoritas penduduk Indonesia seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu. Bukan hari raya etnis dan budaya semata.
Tema perayaan tahun baru Imlek 2574 Kongzili tahun 2023 yang dikeluarkan MATAKIN adalah “Teraturnya Negara sesungguhnya berpangkal pada keberesan dalam Rumah Tangga (Zhi Guo Zai Qi Qi Jia)
Sambut Imlek, Makin Manado Gelar Pemasangan Listrik Gratis bagi Warga Kurang Mampu |
![]() |
---|
Jelang Tahun Baru Imlek 2574, Klenteng Ban Hing Kiong Manado Sulawesi Utara Mulai Dipercantik |
![]() |
---|
Umat Khonghucu Manado Antusias Sambut Imlek 2574 Kongzili, Momen Memperbarui Diri di Tahun Baru |
![]() |
---|
Sambut Imlek 2574, Pemuda Agama Khonghucu Indonesia Tanam Ratusan Bibit Pohon Tabebuya dan Mahoni |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.