Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lokal Bercerita

Kisah Nico Tuwaidan, Pemain Melodi Kolintang dari Minut Sulawesi Utara, Hanya Lihat Tante Tunanetra

Kolintang merupakan alat musik asal Minahasa yang sangat terkenal. Salah satu yang dikenal sebagai Desa Kolintang adalah Desa Lembean.

|
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Nico Tuwaidan saat memperlihatkan skillnya bermain kolintang. 

Niko Tuwaidan menyebut, ia belajar dari tantenya yang tuna netra tapi semua alat musik dia ketahui khususnya kolintang.

Bagi Nico Tuwaidan, yang dimiliki tantenya adalah karunia Tuhan.

Dikatakannya, membuat kolintang itu tidak gampang, karena hanya terbuat dari kayu sampai bisa berbunyi dan mengiringi semua nyanyian.

Apalagi baginya, untuk mengatur nada-nada kolintang ini juga tidak gampang.

Baca juga: Hindari Laka Lantas Susulan, Polsek Dumoga Barat Rekomendasikan Pemdes Uuwan Pasang Lampu Jalan

Baca juga: Peringatan Dini Besok Sabtu 14 Januari 2023, Info BMKG Wilayah Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

Ia katakan, kolintang di Desa Lembean dari dulu terus dilestarikan dan semakin dikenal masyatakat luas sampai saat ini.(*)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved