Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lokal Bercerita

Kisah Nico Tuwaidan, Pemain Melodi Kolintang dari Minut Sulawesi Utara, Hanya Lihat Tante Tunanetra

Kolintang merupakan alat musik asal Minahasa yang sangat terkenal. Salah satu yang dikenal sebagai Desa Kolintang adalah Desa Lembean.

|
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Nico Tuwaidan saat memperlihatkan skillnya bermain kolintang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Kolintang adalah alat musik tradisional dari tanah Minahasa, Provinsi Sulawesi utara.

Kolintang terbuat dari bilah-bilah kayu yang disusun berderet dan dipasang di atas sebuah bak kayu.

Cara memainkannya dnegan dipukul.

Kolintang biasa dipakai untuk mengiringi upacara adat, tari-tarian, menyanyi, dan bermusik. 

Kayu yang dipakai harus yang ringan.

Salah satu daerah pembuat kolintang adalah Desa Lembean, Kabupaten Minahasa Utara.

Saat ditelusuri tribunmanado.co.id, bertemu dengan salah seorang lelaki bernama Nico Tuwaidan (69), yang anaknya sebagai pembuat dan pemain kolintang.

Nico Tuwaidan sejak kecil hingga kini masih tahu memainkan kolintang.

Dengan penuh semangat Nico mengakui, dulunya sebagai pemain kolintang yang memainkan melodi.

"Umumnya di sini sejak dulu Lembean dikenal Desa Kolintang," sebutnya, Jumat (13/1/2023).

Baca juga: Tak Hanya Ferro, Berkas Kasus Jan Wawo dan Hanny Roring Dinyatakan Lengkap Kejati Sulawesi Utara

Baca juga: 20 Nama Bayi Kristen Inisial A hingga Inisial Z, Diambil dari Alkitab, Asher hingga Zaccai

Nico Tuwaidan menyebut, dulunya ada tim kolintang yang top di Jakarta dengan nama Kadoodan.

Para anggotanya berasal dari Desa Lembean semua.

"Di sini tidak ada tempat pelatihan, hanya warisan dari turun temurun dengan melihat dan belajar sampai tahu sendiri," ujar Nico Tuwaidan.

Dirinya mengaku, sejak usia 12 tahun sudah belajar main kolintang.

Kolintang dikenal di desanya hingga saat ini Desa Lembean sudah berusia 352 tahun.

Foto fis Nico Tuwaidan saat memperlihatkan skilnya bermain kolintang
Nico Tuwaidan saat memperlihatkan skillnya bermain kolintang.

"Saya belum pernah keluar daerah untuk bermain kolintang dulunya, tapi sekarang anak saya yang sulung sudah sampai keluar negeri, karena anak saya selain pemain juga pembuat kolintang," tuturnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved