Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BACAAN ALKITAB

BACAAN ALKITAB HARI INI - Ibrani 10:19-25 Menghadap Allah dengan Hati yang Tulus

Doa adalah napas hidup orang percaya – itulah ungkapan yang menunjukkan betapa pentingnya doa bagi orang beriman.

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Istimewa/Internet
Doa Kristen Hari Ini 

Ibrani 10:19-25

TRIBUNMANADO.CO.ID - Doa adalah napas hidup orang percaya – itulah ungkapan yang menunjukkan betapa pentingnya doa bagi orang beriman. Sama seperti orang yang tak bernapas akan mati, orang yang tak berdoa pun mati secara iman.

Tanpa doa berarti tak ada relasi dengan Tuhan. Namun, tentu saja doa bukan sekadar formalitas atau kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, atau monolog dari manusia yang ditujukan kepada Tuhan.

Doa semestinya merupakan relasi yang dekat dan intim antara manusia dengan Tuhan. Doa merupakan ungkapan isi hati manusia kepada Tuhan, serta mendengar suara dan panggilan-Nya.

Kumpulan Doa-doa Kristen
Kumpulan Doa-doa Kristen (Pixabay.com)

Kitab Ibrani 10:22-25 mengingatkan kita tiga hal yang penting ketika kita datang ke hadapan Tuhan:

Pertama, agar kita datang ke hadapan Tuhan dengan hati yang tulus ikhlas, dan dengan keyakinan iman yang teguh (22).
~ Nasihat ini berkenaan dengan relasi manusia dan Allah.
Kedua, nasihat untuk teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan (23).
~ Nasihat ini berkenaan dengan diri seseorang, atau relasi dengan diri sendiri, yaitu menjadi orang yang teguh dalam pengharapan.
Ketiga, saling memperhatikan, saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik, tidak menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah, saling menasihati (24-25).

Nasihat ketiga ini berkenaan dengan kehidupan berjemaat, atau relasi dengan sesama. Maka, melalui firman Tuhan ini umat diharapkan:
~ Dapat menjalin relasi yang intim dengan Allah melalui doa dan ibadahnya dengan hati yang tulus ikhlas
~ Tetap berpegang teguh pada pengakuan iman kita
~ Dan tetap memelihara persekutuan dengan jemaat dan sesama.

Oleh karena Kristus telah membuka jalan damai melalui karya salib, dan yang telah menjadi Imam Besar melalui korban diri-Nya bagi kita, maka janganlah kita menjauhkan diri dari persekutuan ibadah, tetapi marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan dengan keyakinan iman yang teguh.

Baca juga: BACAAN ALKITAB - 2 Tesalonika 3:10-12 Tidak Bekerja, Jangan Beri Makan

Baca juga: BACAAN ALKITAB HARI INI - Kerajaan yang Akan Datang

----------------------------------------------
Saudara & sobatku yg kekasih
Tabir tebal yang memisahkan bagian luar dari Bait Suci dengan ruang maha kudus terkoyak menjadi dua dari atas ke bawah (Mat. 27:51).
Tabir yang terkoyak itu melambangkan realitas salib
========================

Tuhan Yesus telah membuka jalan bagi kita untuk selamat dari dosa dan memungkinkan kita mengalami persekutuan dengan Allah selamanya (19-22).

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved