Minahasa Sulawesi Utara

Lahan Sawah Kakas Minahasa Sulawesi Utara Diisukan Jadi Kawasan Wisata Padahal Hasilkan 900 Ton Padi

Isu Areal Sawah Tountimomor-Talikuran, Kakas, Kabupaten Minahasa bakal dialihfungsikan sebagian kawasan wisata bikin resah petani.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
ryo noor/tribun manado
Spanduk penolakan warga terhadap wacana areal Sawah Tountimomor-Talikuran, Kakas, Kabupaten Minahasa bakal dialihfungsikan sebagai kawasan wisata 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Isu Areal Sawah Tountimomor-Talikuran, Kakas, Kabupaten Minahasa bakal dialihfungsikan sebagai kawasan wisata bikin resah petani.

Buntutnya Petani Kakas protes. Mereka memasang spanduk di tepi jalan penolakan wacana tersebut.

Sepengetahuan warga areal sawah di tepi Danau Tondano tersebut luasnya 120 Hektare. Di mana ratusan petani bergantung hidup di tempat itu.

"Jadi dari tepian danau Tondano sampai di jalan ini, setahu kamu luasnya 120 hektare," ujar Denny Mamangkey, Petani Asal Desa Passo, Kakas Barat ketika diwawancarai tribunmanado.co.id, Rabu (11/1/2023)

Para Petani yang resah kemudian berkumpul di jalan, samping satu unit eskavator yang isunya akan mulai mengerjakan proyek pariwisata tersebut.

Denny Mamangkey, sudah 20 tahun mengolah lahan di areal sawah tersebut. Namun ia mengaku belum mengetahui persis rencana detail kawasan pariwisata yang bikin resah tersebut, termasuk lahan yang nantinya digunakan

Informasi yang ia peroleh sebagian lahan sudah jadi milik investor

"Seperti itu informasi yang berkembang di masyarakat, makanya kami protes," katanya.

Areal Sawah Tountimomor-Talikuran ini merupakan Lumbung Padi Minahasa.

Dalam setahun ribuan ton gabah kering dihasilkan dari tempat ini.

120 Hektare lahan ini diprediksi setahun menghasilkan 4.500 ton gabah kering

Hitung-hitungannya, dijelaskan Denny Mamangkey, 1 Hektare lahan bisa hasilkan 75 Karung gabah kering sekali panen. Maka 120 Hektare itu bisa menghasilkan 9.000 karung gabah kering ukuran 50 kg.

Maka total 450.000 kg atau 450 Ton Gabah Kering dihasilkan dari sawah.

Setahun petani rata-rata 3 kali panen, maka total produksi gabah kering mencapai 900 Ton.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved