Tajuk Tamu Tribun Manado
Motivasi Hidup: Lakukan Terbaik Hingga Akhir
Waktu jualah yang akan menentukan keadaan fisik manusia. Perlahan dan pasti setiap dari kita akan menua dan mencapai ‘life level senior’ alias lansia
Oleh:
Teddy Tandaju SE MBA (Adv)
Business Coach
Dosen Prodi Manajemen Unika De La Salle Manado
SELANG libur akhir tahun, saya menyempatkan diri untuk ber-‘silahturahim’ kepada sanak saudara khususnya yang masuk kategori ‘senior’ alias sudah lanjut usia dan juga sekadar memberikan rasa bahagia bagi mereka yang saat ini membutuhkan perhatian ekstra.
Kebetulan mereka adalah ‘Om dan Tante’ yang saat ini sudah sangat diberkati dengan ‘umur panjang’ oleh Sang Pencipta. Sudah tahunan saya tidak bertemu mereka dan setelah bersua kembali tentu keadaan diri mereka telah jauh berubah.
Kondisi fisik sangat menurun dibandingkan masa muda mereka di saat masih berdinas dan aktif bekerja. Mereka begitu gagah dan cekatan dengan pekerjaan masing-masing kala itu.
Ya, begitulah adanya. Waktu jualah yang akan menentukan keadaan fisik manusia. Perlahan dan pasti setiap dari kita akan menua dan mencapai ‘life level senior’ alias lansia (lanjut usia).
Memang tidak semua diberikan kesempatan untuk merasakan kehidupan di usia lanjut karena banyak juga yang telah kembali pulang ke Sang Pencipta saat masih usia muda. Itulah misteri kehidupan yang adalah rahasia Sang Mahakuasa.
Salah seorang teman pernah mengunggah Instagram (IG) video yang membuat saya sempat merenung bahwa usia saya saat ini sudahlah bukan pada tingkatan ‘muda’ karena saya telah memasuki fase kedua dalam putaran hidup seorang manusia.
Dalam video IG tersebut, diungkapkan hanya sedikit orang bisa mencapai usia 100 tahun pada zaman yang serbainstan ini. Rata-rata kita hanya bisa mencapai usia 70-80 tahun. Sehingga jika Anda telah berusia antara 35- 40 tahun, berarti Anda telah berada di tengah-tengah masa kehidupan dan setelah itu Anda memasuki fase kedua putaran hidup yakni masa kehidupan kita akan semakin berkurang. Memang banyak yang merayakan hari ulang tahun pada usia 50 sebagai usia pertengahan yang sebenarnya sangat sulit untuk mencapai usia satu abad.
Apa yang menjadi perenungan dengan unggahan tersebut bagi pribadi saya? Ya, marilah kita mengisi setiap langkah kehidupan dengan makna, nilai dan karya agar di saat usia kita sudah memasuki fase senior, kita tidak akan merasakan ada yang kurang, ada yang hilang atau ada yang terlewatkan.
Ingat bahwa perjalanan kita dalam hidup akan mencapai garis batas dan pada saatnya kita akan masuk dalam ‘zona istirahat’ dengan kata lain ‘sudah bukan masa saya alias masa purnabakti’.
Oleh karenanya, prinsip hidup saya adalah kerjakan semua yang bisa dikerjakan dengan hasil terbaik selama masih bisa, masih ‘dipakai’ dan ada kesempatan. Mengapa demikian? Karena saat fisik dan tenaga kita sudah tidak memungkinkan atau kita telah memasuki fase ‘tak mampu’, kita sudah tidak bisa berbuat banyak karena keterbatasan diri telah membatasi mobilitas serta menurunkan kemampuan berpikir dan daya ingat kita. Begitulah putaran roda kehidupan, setiap orang memiliki masanya, dan setiap masa memiliki orangnya.
Kita baru saja menapaki tahun baru dan seiring waktu ucapan dan salam-salaman, saya mendapat ucapan ‘Selamat tahun baru, semoga umur panjang’ dari seorang rekan di media sosial.
Saya bersyukur dengan ucapan tersebut namun juga langsung teringat bahwa usia pada tahun baru ini akan bertambah dan tentunya masa saya mengecap udara di bumi ini pun akan otomatis berkurang.
Namun demikian, tentunya, kita harus terus mengucap syukur dengan apa yang Tuhan berikan dalam setiap jejak langkah dan napas kehidupan.
Menanggapi ucapan teman tersebut, saya kemudian mengunggah kalimat baru dalam profil Facebook saya ‘I’m blessed to have been through all life experiences’.
Ya, seiring waktu berjalan dan kita masih diberikan kesempatan menikmati lika liku kehidupan duniawi patutlah kita mensyukuri semuanya meskipun persoalan hidup baik keluarga, pekerjaaan, bermasyarakat tak kunjung henti. Itulah seni kehidupan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/teddy-tandaju_a.jpg)