Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulawesi Utara

6 Tradisi Unik Merayakan Tahun Baru di Sulut: Dari Dumia Umbanua di Minut hingga Babaris di Talaud

Sulawesi Utara memiliki berbagai tradisi unik di wilayah masing-masing. Dari Dumia Umbanua hingga Babaris.

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
Istimewa/HO
6 Tradisi Unik Merayakan Tahun Baru di Sulut: Dari Dumia Umbanua di Minut hingga Babaris di Talaud 

Terkadang, hingga mentari tak lagi bersinar, warga masih mengayunkan langkah, menari dan terus bergoyang sambil di iringi musik.

Mabaris’sa merupakan satu gambaran betapa bersyukurnya warga masyarakat atas berkat dan perlindungan Sang Pencipta dalam kehidupan umat manusia.

Memperingati hari kelahiran bayi Juruselamat dan berkat yang telah Ia curahkan bagi umat manusia.

Disini terlihat jelas, warga masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari–hari, baik di laut maupun di daratan, semua mengucap syukur.

2. Figura

Ini Sejarah Figura, Dulunya Ajang Adu Ilmu Hingga Kiat Menipu Roh Jahat
Ini Sejarah Figura, Dulunya Ajang Adu Ilmu Hingga Kiat Menipu Roh Jahat (TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS)

Figura adalah tradisi awal tahun di Sulawesi Utara

Di mana para pria ada yang berdandan ala wanita.

Mereka memakai rok, wig, dan lipstik di bibir.

Mereka jalan keliling desa sambil bernyanyi dan berjoged. 

Ini bukan parade waria, tapi tradisi awal tahun di Sulawesi Utara yang disebut figura. 

Figura biasa dilombakan atau diadakan oleh sebuah perkumpulan dengan tujuan mencari dana.

Suasana figura santai dan penuh gelak tawa.

Dulunya figura tidak begitu.

Figura berakar dari tradisi warga setempat untuk menipu roh jahat.

Tradisi itu kemudian menyatu dengan kebudayaan Spanyol yang masuk ke Sulawesi Utara melalui pesisir utara provinsi ini, termasuk di Minahasa Utara.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved