Human Interest Story
Usai Kerjakan PR Jadi Tukang Parkir, Kisah Pekerja Anak di Manado Sulawesi Utara
Seorang anak bernama Gerarld rela menjadi tukang parkir di Manado. Ia menjadi tukang parkir usai sekolah pada siang hari.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
Jika laku ia akan senang.
Berarti uang jajannya bertambah dan ia bisa menabung.
"Jika tidak maka uang jajan saya berkurang," katanya.
Ica mengaku masih punya orang tua.
Kedua orang tuanya jualan di kios.

Tak ada yang menyuruhnya jualan kedondong.
Ia terpacu melakukannya sendiri yang disebabkan oleh mimpi.
"Saya bercita-cita jadi dokter," kata dia.
Demi jadi dokter ia berupaya keras.
Siang jualan, malam belajar.
"Meski sudah kelelahan saya tetap belajar," kata dia.
Paginya ia sekolah belajar dengan giat, lalu pulang dan jualan, malamnya belajar.
Begitu seterusnya.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat 18 November 2022, Info BMKG Wilayah Diguyur Hujan
Baca juga: Sosok James Koagow, Atlet Tenis Meja Asal Bolsel di Porprov Sulut 2022, Ceritakan Pengalamannya
"Saya ingin jadi dokter, kalau tak jualan pasti saya putus sekolah," kata pelajar SD kelas V ini.(*)