Apa Itu

Apa Itu Omicron XBB? Mendominasi Kasus Covid-19 3 Minggu Terakhir, Ini Gejala dan Penanganannya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan, sejak 3 minggu terakhir, subvarian baru Covid-19 Omicron XBB sudah mendominasi di Indonesia.

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
Shutterstock/G.Tbov
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron, Apa Itu Omicron XBB? Mendominasi Kasus Covid-19 3 Minggu Terakhir, Ini Gejala dan Penanganannya? 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tren kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia dalam kurun waktu satu minggu terakhir. 

Melansir laman Kemenkes, dalam kurun satu minggu terakhir, terjadi kenaikan kasus Covid-19 di 30 provinsi di Indonesia.

Pada level nasional, selama empat hari terakhir juga terjadi peningkatan kasus sekitar 4.700-4.900 kasus.

Menurut Kemenkes, tren kenaikan kasus Covid-19 disinyalir seiring dengan ditemukannya varian XBB di Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan, sejak 3 minggu terakhir, subvarian baru Covid-19 Omicron XBB sudah mendominasi di Indonesia.

Baca juga: Rekomendasi Daftar Harga HP dan Spesifikasi HP Redmi Rp 2 Jutaan, Cocok untuk Gaming Sudah 5G

Menurutnya, penularaan XBB lebih cepat dengan puncak kasus yang diperkiraakan setara dengan varian BA.4 dan BA.5 yang menyebar pada Juli hingga Agustus 2022 lalu.

"Dan kelihatan sekali bahwa subvarian XBB itu cepat sekali naik dominasinya dalam tiga minggu terakhir ini," kata Budi, dikutip dari Kompas.com, Selasa (8/11/2022).

Lantas, apa itu subvarian XBB dan apa saja gejalanya?

Apa itu Omicron XBB?

Budi menyebut, XBB memiliki penyebaran yang cepat terlihat dari kasus di Singapura, tetapi penurunannya juga terjadi lebih cepat.

"Jadi ciri-ciri XBB ini adalah kenaikannya cepat, turunnya cepat. Puncaknya kira-kira mendekati puncak BA.4, BA.5, tapi di bawah puncak BA.1 atau BA.2," tutur Budi.

Dikutip dari Times of India, XBB merupkan strain yang memiliki galur rekombinan BA. 2.75 dan BA. 2.10.1.

Pimpinan Teknis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Maria Van Kerkhove menyebut, strain rekombinan ini memiliki kemampuan pertumbuhan yang signifikan.

Namun, tingkat keparahan infeksi tidak ada perubahan signifikan dari varian-varian lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved