Tips
Siapa Sangka, Ini Ciri, Penyebab dan Cara Menghindari Burnout. Pahami Sebelum Kamu Jadi Korbannya
Kita terus memaksakan keadaan kita agar terus baik-baik saja padahal sebenarnya mental kita lelah, Kenali Apa itu burnout sebelum kamu mengalaminya
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kondisi kesehatan mental saat ini jangan sampai kita acuh.
Keadaan kondisi kesehatan mental justru harus menjadi perhatian khusus.
Keadaan kita saat ini semakin mempermudah untuk melihat dunia membuat kita cenderung membanding-bandingkan keadaan kita dan apa yang kita miliki dan yang dimiliki orang lain.
Tak jarang kita terus memaksakan keadaan kita agar terus baik-baik saja padahal sebenarnya mental kita lelah.
Saat kita mulai mengalami gangguan kondisi kesehatan fisik, sebenarnya kitapun perlu menyadari bahwa kondisi mental kita apakah baik-baik saja atau memang sedang terganggu.
Mudah merasa lelah, tidak semangat menjalani aktivitas, stres bahkan mudah putus asa adalah bagian dari kondisi mental kita yang sedang tidak baik-baik saja, atau kita sedang mengalami burnout.

Baca juga: Siapa Sangka, Menjadi Workaholic adalah Tanda-tanda Kelainan Jiwa. Apakah Anda Salah Satunya ?
Apa itu burnout?
Dilansir dari Help Guide, burnout adalah kondisi kelelahan emosional, fisik, dan mental karena stres berlebihan dan berkepanjangan.
Kondisi tersebut membuat seseorang jadi kewalahan, kelelahan secara emosional, dan rasanya tidak mampu menjalankan tanggung jawab keseharian.
Saat stres berlanjut, orang yang burnout bisa kehilangan minat dan motivasi pada semua hal.
Selain mengurangi produktivitas dan menguras energi, burnout juga bisa membuat seseorang sinis memandang hidup sampai akhirnya merasa tidak bisa apa-apa.
Efek negatif burnout lainnya juga bisa merembet ke segala aspek kehidupan seperti kehidupan pribadi di rumah, pekerjaan, sampai hubungan dengan orang sekitar.
Tak hanya kesehatan mental, kesehatan fisik lama-lama jadi terpengaruh. Orang yang sudah di level burnout jadi gampang sakit, rentan terkena penyakit jantung, dan diabetes.
Berbeda dengan penyakit lain yang muncul tiba-tiba, burnout terjadi setelah melewati beberapa tahapan.
Melansir Healthline, psikolog pencetus istlah burnout yakni Herbert Freudenberger, bersama rekannya Gail North, menjabarkan 12 tahapan burnout, yakni: