Siapa Sangka, Menjadi Workaholic adalah Tanda-tanda Kelainan Jiwa. Apakah Anda Salah Satunya ?

Workaholic senang untuk menyibukkan dirinya dengan pekerjaan untuk mengalihkan fokus dari hal-hal yang mereka hadapi dalam kehidupan pribadinya.

Editor: Erlina Langi
pixabay.com
Illustrasi foto - Siapa Sangka, Menjadi Workaholic adalah Tanda-tanda Kelainan Jiwa. Apakah Anda Salah Satunya ? 

TRIBUNMANADO-CO.ID - Workaholic adalah orang-orang yang gila bekerja dan sering menghabiskan waktunya untuk bekerja.

Workaholic senang untuk menyibukkan dirinya dengan pekerjaan untuk mengalihkan fokus dari hal-hal yang mereka hadapi dalam kehidupan pribadinya.

Siapa sangka, menjadi workaholic adalah tanda-tanda kelainan jiwa daripada masyarakat umum lainnya.

Namun sebenarnya perasaan mereka ketika bekerja memberi mereka kenyamanan, dan akan merasa cemas atau merasa bersalah jika tidak melakukannya.

Tapi apakah sebenarnya menjadi workaholic itu baik bagi kesehatan ?

Workaholic
illustrasi foto - Workaholic

Sebuah studi oleh University of Bergen di Norwegia menemukan bahwa workaholic menunjukkan lebih banyak tanda-tanda kelainan kejiwaan daripada masyarakat umum.

Terutama dalam penilaian untuk Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), Obsessive Compulsive Disorder (OCD), gangguan kecemasan, dan depresi; perbandingan kedua grup terlampau jauh, yaitu:

32,7 persen untuk ADHD, sementara non-workaholic hanya 12,7 persen.
25,6 persen untuk OCD, sementara non-workaholic hanya 8,7 persen.
33,8 persen untuk OCD, sementara non-workaholic hanya 11,9 persen.
8,9 persen untuk OCD, sementara non-workaholic hanya 2,6 persen.

Schou Andreassen, salah satu peneliti, berkata, “bekerja dengan ekstrim bisa jadi pertanda untuk isu psikologi dan emosi yang lebih dalam.”

Kemudian, penelitian ini juga konsisten dengan penemuan-penemuan sebelumnya seperti yang telah dipublikasikan oleh Nottingham Trent University dan Yale University.

Bila Anda ingin tahu tingkat workaholic Anda, silakan coba tes berikut. Mendapatan nilai empat atau lima di empat kategori atau lebih menunjukan bahwa Anda seorang workaholic.

Seberapa sering Anda melakukan hal-hal di bawah ini dalam setahun terakhir?
Jawab dengan 1 (tidak pernah), 2 (jarang), 3 (kadang-kadang), 4 (sering), dan 5 (selalu).

- Berpikir bagaimana caranya menyediakan lebih banyak waktu untuk bekerja.
- Menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja daripada yang diperkirakan.
- Bekerja untuk mengurangi perasaan bersalah, cemas, tidak mampu, atau depresi.
- Menghiraukan orang lain yang meminta Anda untuk mengurangi bekerja.
- Menjadi stres ketika dilarang bekerja.
- Memprioritaskan pekerjaan daripada hobi, aktivitas santai, rekreasi, atau olahraga.
- Terlalu banyak bekerja sehingga berakibat negatif pada kesehatan.

Telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved