Pembunuhan di Subang
Baru Terungkap Ternyata Ada Lubang dan Tangga ke Arah Atap Rumah TKP Pembunuhan Ibu dan Anak
Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang atau dikenali dengan kasus Subang sudah berjalan lebih dari 1 tahun.Baru terungkap fakta baru
TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru terungkap fakta baru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Sudah lebih dari setahun setelah kejadian pembunuhan, kasus ini tetap masih misteri.
Siapa pelakunya belum juga terungkap.
Padahal sudah banyak saksi yang diperiksa.
Namun tak ada satupun yang ditetapkan sebagai tersangka.
Update kasus Subang terbaru, inilah kondisi dalam rumah TKP pembunuhan ibu dan anak, ternyata ada lubang dan tangga ke arah atap rumah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang atau dikenali dengan kasus Subang sudah berjalan lebih dari 1 tahun.
Namun, siapa siapa pembunuh Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika ratu (23) yang ditemukan tewas mengenaskan di bagasi mobil Alphard masih menjadi misteri.
Kabar terbaru, rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang akhinya dikembalikan kepada keluarga.
Kabar kasus Subang terbaru, Yosef Hidayat keluarga dari korban kasus pembunuhan Ibu dan Anak di Subang mengungkapkan rencananya untuk mewakafkan rumah yang menjadi TKP Kasus Subang menjadi sebuah tempat ibadah.
Sebagai informasi, kasus pembunuhan Ibu dan Anak di Subang memasuki setahun sejak pertama kali bergulir pada 18 Agustus 2021.
Kedua jenazah korban kasus Subang, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan di bagasi mobil Alphard mereka yang terparkir kediamannya di Kampung Cisetu, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.Adapun tempat penemuan kedua jenazah Tuti dan Amalia menjadi TKP lokasi pembunuhan Subang.
Sudah genap setahun Rumah Tuti dan Amalia yang menjadi TKP pembunuhan Subang pun telah dikembalikan polisi kepada Ayah Amalia dan Suami Tuti, Yosef Hidayat.
"Alangkah lebih baiknya ini dijadikan tempat rumah ibadah, kita wakafkan jadikan masjid, supaya banyak orang yang berdoa minimal ada yang mendoakan korban," kata Yosep.
Mudah-mudahan dengan dibangun masjid di rumah yang menjadi saksi bisu kasus perampasan nyawa anak dan istrinya.