Berita Sulut

Tingkatkan Wisatawan Mancanegara ke Sulut, Kantor Imigrasi Kelas I Manado Lakukan Hal Ini

Kantor Imigrasi Kelas I Manado bekerjasama dengan Bandara Sam Ratulangi baik dengan PT Angkasa Pura I, maskapai, maupun ground handling.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Gryfid Talumedun
Tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
Pintu terminal kedatangan domestik Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sejak dibukanya kembali pintu masuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di Indonesia, Kantor Imigrasi Kelas I Manado, khususnya petugas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Sam Ratulangi terus mengamati kemungkinan adanya peluang.

Guna mengatasi hal tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Manado bekerjasama dengan Bandara Sam Ratulangi baik dengan PT Angkasa Pura I, maskapai, maupun ground handling.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Subseksi Pemeriksaan Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado, Kenneth Rompas, Rabu (4/5/2022).

Baca juga: Sulut Waspada Hepatitis Akut, Pemprov Siapkan Surat Edaran Untuk Ditindaklanjuti Fasilitas Kesehatan

Baca juga: Sudah Disetujui Presiden Jokowi, Kini PNS Bisa Alih Status Jadi Pegawai Otorita IKN

Baca juga: Walikota Mariupol: Pertempuran Sengit Terjadi di Pabrik Baja Azovstal, 30 Anak Menunggu Dievakuasi

"Selain itu kami juga berkoordinasi dengan pihak eksternal terutama di bidang pariwisata seperti Dinas Pariwisata dan perhotelan agar mereka menyosialisasikan fasilitas Bebas Visa Kunjungan (BVK) dan Visa on Arrival (VoA)," terang Kenneth.

Petugas imigrasi di Bandara Sam ratulangi juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dan memperhatikan dengan saksama daftar negara yang diberi kedua fasilitas tersebut.

BVK dan VoA sendiri diperuntukkan bagi warga negara asing (WNA) yang hendak berwisata termasuk di Sulut dengan tunjuan menunjang pariwisata berkelanjutan.

Untuk itu, pengecekan persyaratan dan wawancara harus dilakukan sebaik mungkin kepada wisatawan mancanegara yang tiba di Bandara Sam Ratulangi.

Kenneth juga menyebut bahwa pada 27 April 2022, pemerintah menambahkan daftar negara yang mendapat fasilitas VoA khusus wisata menjadi 60 negara.

"WNA dari 60 negara tersebut bisa memasuki wilayah Indonesia melalui sembilan bandara, 11 pelabuhan, dan empat pos lintas batas," tambah Kenneth.

Tempat pemeriksaan imigrasi yang ditambah sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara dengan VaA meliputi Bandara Zainuddin Abdul Majid di NTB, Bandara Hang Nadim di Kepulauan Riau, Pelabuhan Benoa di Bali, Pelabuhan Dumai di Riau, serta Pelabuhan Tanjung Balai Karimun di Kepulauan Riau. (Isv)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved