Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BNPT

Ahadi Wijayanto: Remaja dan Pemuda Rentan Terpapar Paham Radikalisme, Asik Bang BNPT Sulbar Sukses

Aksi Musik Anak Bangsa (Asik Bang) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Festival berlangsung di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (24/3/2022).

Editor: Aswin_Lumintang
istimewa
Aksi Musik Anak Bangsa (Asik Bang) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Festival berlangsung di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (24/3/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MAMUJU - Aksi Musik Anak Bangsa (Asik Bang) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Festival berlangsung di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (24/3/2022). Melalui kegiatan ini menjadi bagian solusi sebagai wadah silaturahmi, mempererat kesatuan persatuan dan memberikan edukasi positif bagi masyarakat khususnya pegiat musik.

Direktur Pencegahan BNPT melalui Kasubbag TU Deputi I,  Ahadi Wijayanto mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menyebarkan nilai-nilai kebangsaan dan mencegah penyebaran paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.

“Anak muda juga sangat mudah terpapar radikalisme yang mengarah pada perbuatan terorisme. Untuk itu, ia menekankan melalui kegiatan musik ini bertujuan menjadi bagian dari aksi pencegahan, ''ungkapnya.

Direktur Pencegahan BNPT melalui Kasubbag TU Deputi I,  Ahadi Wijayanto
Direktur Pencegahan BNPT melalui Kasubbag TU Deputi I, Ahadi Wijayanto (istimewa)

Menurut Ahadi, remaja maupun anak muda di usia produktif sangat rentan terpapar paham radikal, mengingat psikologi mereka masih labil dan cukup gampang dipengaruhi para pelaku terhadap apa saja untuk itu kita memberi ruang bagi anak-anak muda untuk mengisi ruang kosong dengan kegiatan yang positif.

Di tempat yang sama M. Imran Idris, M.Pd., Ketua FKPT Sulawesi Barat berharap kegiatan ASIK BANG ini dapat mengurangi potensi masuknya paham radikal pada anak muda dan friksi di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia, utamanya terkait intoleransi dan propaganda terutama di ruang maya.

“Dari fenomena yang berkembang hari-hari ini, segala bentuk ideologi (dari luar) jangan sampai merusak falsafah bangs akita yang berdasarkan Pancasila,” pesan Imran.

Budayawan Nanang Hape yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menuturkan, saya  sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bahwa seni juga dalam hal ini musik adalah wadah untuk menjaga kerukunan antar anak bangsa.

“Dalam membangun kerukunan dan mencegah radikal terorisme, saya kira apa yang dilakukan BNPT dan FKPT Sulawesi Barat sudah merupakan upaya dalam menjaga stabilitas di wilayah mamuju dan sekitarnya ini,” tutur Nanang.

Dalam kegiatan ini ada 16 peserta yang mengikuti festival musik ini, disaring tiga yang akan mewakili Sulawesi Barat untuk maju ke babak tingkat nasional untuk berlomba Bersama 34 provinsi lainnya.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved