Tajuk

Gubernur Olly: Kami Dukung Penuh bagi Kemajuan Sulut Hebat !

Universitas De La Salle Manado dan RS Sentra Medika Minut Sepakat Dirikan Fakultas Kedokteran dan Pusat Medical Tourism dengan investasi Rp 200 M

Editor: David_Kusuma
Istimewa
North Sulawesi Hospital and Medical Expo 2021 

Sebuah Catatan kecil
dan Capaian di
Medical Tourism Expo 21:

Universitas De La Salle Manado dan RS Sentra Medika Minut Sepakat Dirikan Fakultas Kedokteran dan Pusat Medical Tourism dengan investasi Rp 200 M

Sulut dalam kepemimpinan ODSK (Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw), adalah magnet investasi Indonesia. Terbukti, meskipun dalam Pandemi Covid-19, berbagai investasi terus hadir.

Salah satu bukti prestisius yang sempat viral adalah, dibangunnya Hotel Luwansa hanya dalam waktu 7 bulan selama tahun 2020 di saat puncaknya Pandemik 1st wave berlangsung. Luarbiasa!
Pertanyaan sekarang: Masih adakah capaian investasi prestisius seperti kisah Luwansa?

Ya! Alhamdulillah. Puji Tuhan masih ada! Magnet kuat ODSK menarik aneka investasi ke Sulut terus berlanjut.

Semalam Minggu (28/11), dalam acara penutupan pameran, yang digagas Gubernur dan Wagub, bertajuk North Sulawesi Hospital and Medical Expo 2021, investasi mencengangkan terjadi lagi.

Adalah kelompok usaha Rumah Sakit dan Hotel Sentra Medika Minahasa Utara (Minut), langsung merealisasikan rencana pembangunan Fakultas Kedokteran.

Tak tanggung-tanggung, sebuah perguruan tinggi swasta terkenal di Indonesia Timur yang berpusat di Manado, Unika De La Salle, digandeng sebagai partner. Walhasil, mereka sepakat mendirikan "Fakultas Kedokteran Unika De La Salle Sentra Medika Minut".

Total investasi mencapai Rp200 miliar. Dan, selain Fak Kedokteran, juga akan dibangun di kawasan itu, pusat layanan medical tourism. "Semua kami persembahkan untuk Sulut Hebat. Apalagi kepemimpinan Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Pak Wagub Steven Kandouw sungguh sungguh membuat kami yakin memajukan investasi kami di Sulut ini. Ini daerah berkat," tegas owner Sentra Medika Dr Eddy Suherman kepada saya dalam percakapan semalam.

Komitmen RS Sentra Medika dan Unika De La Salle langsung dibuktikan dalam penandatanganan PKS di panggung arena expo semalam.

"Kami dukung penuh untuk kemajuan Sulut Hebat," kata Gubernur Olly Dondokambey saat saya melaporkan kemajuan ini kepada Gubernur karismatik namun rendah hati ini by phone.

"Apa yang akan menjadi kebutuhan baik surat rekomendasi dan perizinan, kita topang!" Tambah Wagub Steven Kandouw.

Tiga hari even Medical Tourism Expo telah berlangsung. Ini event pertama di Indonesia Timur. Dan Sulut membuktikan layak sebagai pusat layanan wisata kesehatan di regional Indonesia Timur yang diistilahkan mahaguru saya Dahlan Iskan Disway, adalah masa kini dan masa depan.

"Jumlah penduduk yang hanya 2 juta lebih dan besaran APBD relatif lebih kecil dibandingkan provinsi lain di pulau Jawa di Indonesia, (Sulut 3-4 Triliun, digabungkan seluruh Kab Kota di Sulut, APBD total sekitar Rp 15-20 triliun), Sulut perlu vitamin anggaran lebih besar lagi dalam memajukan daerah sekaligus mensejahterakan masyarakatnya. Nah, kehadiran investasi rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya di Sulut adalah salah satu potensi vitamin memajukan daerah dan rakyat, dimaksud," kata Wagub Steven Kandouw.

Olehnya, mix menyatukan unsur pariwisata dan kesehatan pun dicetuskan. Colaborative Tourism sebuah keniscayaan saat ini. Pak Gubernur Olly, kata Wagub Pak Steven, punya pola berpikir dan eksekusi Anti mainstream. Medical Tourism pun dicetuskan!

Output nya? Akan luar biasa. Sebab melalui medical tourism ini, tak hanya trigger baru kunjungan warga luar sulut bahkan internasional untuk berobat atau general cek up ke sulut akan terjadi. Tapi juga, investasi triliunan dan tenaga kerja di sektor medical yang sudah dibangun akan diberdayakan dan ikut memicu pertumbuhan ekonomi.

Sulut percaya diri mewujudkan medical tourism, kata Gubernur dan Wagub. Sebab teknologi. Infrastruktur sudah ada di aneka rumah sakit. Pak Gubernur membuka diri bagi import alat alat kesehatan di rumah sakit di sulut, tapi TIDAK untuk import dokter asing ke sulut. Sebab Torang pe dokter di sulut hebat hebat. Lebih hebat bahkan dengan yg di luar. Saatnya tenaga medis hebat sulut kita berdayakan.

Tantangan lain?
Tinggal bagaimana men-drive lagi sisi promosi dan hospitality para perawat maupun dokter dalam melayani pasien.

"Kita maju. Medical tourism adalah keniscayaan di sulut. Tak usah menunggu atau banyak berteori pesimis. Sekarang atau tidak. Momentum ini harus kota ambil pesan Pak Gubernur. Untuk kesejahteraan rakyat Sulut, kita maju terus kata Pak Gubernur," tegas Pak Wagub Steven Kandouw.

Wassalam
Dino Gobel
Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pariwisata

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved