Kecelakaan
Kecelakaan Maut Pukul 03.45 WIB, 2 Orang Meninggal Dunia, Berikut Nama-nama Korban
Dua orang meninggal dunia pada kejadian kecelakaan tabrakan dua mobil pada Pukul 03.45 WIB. Berikut kronologi kejadian.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua orang meninggal dunia pada kejadian kecelakaan tabrakan dua mobil pada Pukul 03.45 WIB.
Selain korban meninggal dunia, ada juga yang mengalami luka berat dan ringan.
Berikut nama-nama korban dan kronologi kejadian kecelakaan maut.
Baca juga: Barcelona Menang Saat Lawan Villarreal Tadi Dini Hari di Liga Spanyol Minggu 28 November 2021
Baca juga: Sosok Christine Hakim Artis Senior yang Main di Film Just Mom: Enggak Mungkin Tolak Hanung Bramantyo
Baca juga: Sekda Bolmut Asripan Nani Masuk Kabinet Olly Dondokambey, Ini Tanggapan Pengamat

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (KOLASE/SERAMBINEWS.COM)
Lokasi kecelakaan di jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Desa Paya Rangkuluh, Kecamatan Kutablang, Bireuen.
Waktu kejadian Sabtu (27/11/2021) pagi sekitar pukul 03.45 WIB.
Kronologi Kejadian
Tabrakan maut antara bus JRG dan mobil Isuzu Panther pikap menyebabkan ayah dan anak meninggal dunia, satu orang luka berat, dan lima lainnya mengalami luka ringan.
Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH, melalui Kasat Lantas, AKP Andrew Agrifina Prima Putra SIK, kepada Serambi, kemarin menjelaskan, kejadian itu berawal saat mobil barang Panther pikap BL 8119 AO yang disopir Zulfikar (29) dengan penumpang istrinya Agusnia (23) dan anak mereka Azril Arafah (3) melaju dari arah Banda Aceh ke arah Medan.
Sesampai di kawasan itu, kata Kasat Lantas, menurut berbagai keterangan yang dikumpulkan di lokasi kejadian, mobil pikap tersebut melaju dengan melebar ke kanan jalan.
Nama-nama Korban
Saat itu, langsung bertabrakan bus JRG yang melaju dari arah berlawanan atau dari Medan ke Banda Aceh. Bus D 7642 YA yang dikemudikan oleh Hendri Yana Budiman (38) berpenumpang 30 orang.
Akibat tabrakan tersebut, menurut AKP Andrew, sopir mobil pikap Zulfikar dan anaknya Azril Arafah, yang merupakan warga Desa Keude Tangse, Kecamatan Tangse, Pidie, meninggal dunia.
Sementara istri Zulfikar, Agusnia, mengalami luka berat, dan lima penumpang bus JRG mengalami luka ringan.
Sedangkan sopir bus yang tercatat sebagai warga Desa Cikurubuk, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, selamat dari musibah tersebut.