Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan

Kecelakaan Maut Pukul 03.45 WIB, 2 Orang Meninggal Dunia, Berikut Nama-nama Korban

Dua orang meninggal dunia pada kejadian kecelakaan tabrakan dua mobil pada Pukul 03.45 WIB. Berikut kronologi kejadian.

SERAMBINEWS.COM/ YUSMANDIN IDRIS
Kendaraan panther pikap rusak berat dalam musibah tabrakan di kawasan Paya Rangkuluh, Kutablang Bireuen, Sabtu (27/11/2021). 

Adapun lima penumpang bus yang mengalami luka ringan adalah, Ridho (30), mahasiswa, warga Ulee Kareng, Banda Aceh; Irma Oktaviana, mahasiswi, warga Desa Wel Wel, Kecamatan Simeulue Tengah, Simeulue; Nasrinah Hanim (41), mahasiswi, warga Gampong Kramat, Banda Aceh; Dani Ramdani (47), kernet bus warga Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan Darmazi (52), warga Desa Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Serambi dari kernet bus JRG, Dani Ramdani (47), saat ia dirawat di Puskemas Kutablang, kemarin, menjelaskan, bus tersebut berangkat dari Medan tujuan Banda Aceh pada Jumat (26/11/2021) malam sekitar pukul 21.00 WIB, dalam kondisi full seat atau penuh penumpang

Awalnya, sebut Dani, bus dikemudikan oleh sopir 1 bernama Sayed (40), warga Lamno, Aceh Jaya.

Sesampainya di kawasan Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, lanjut Dani, diganti oleh sopir 2, Hendri Yana Budiman, untuk melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh.

Saat bus sedang melaju di jalan lurus kawasan Desa Paya Rangkuluh, Kecamatan Kutablang, Bireuen, menurut Dani, tiba-tiba mobil Panther pikap yang datang dari arah Banda Aceh ke Medan, melaju oleng ke kanan jalan.

Sehingga, langsung bertabrakan dengan bus JRG.

Bus kehilangan kendali lalu terbalik dipinggir jalan setelah sempat menabrak satu tiang listrik yang mengakibatkan aliran listrik di kawasan itu padam.

“Saat itu, saya berada di depan dan melihat mobil pikap oleng ke kanan dan terjadilah tabrakan,” jelas Dani kepada sejumlah tenaga medis, serta anggota Pos Polisi Kutablang dan Polsek Gandapura.

Dani yang menahan sakit menyebutkan, saat ini laju bus tidak terlalu kencang.

Cuma, ulangnya, mobil pikap yang melaju oleng ke kanan jalan hingga terjadilah tabrakan.

Awalnya, korban tabrakan dibawa ke Puskesmas Krueng Panjoe, Kecamatan Kutablang. Setelah mendapat penanganan pertama, kemudian dirujuk ke RSUD dr Fauziah, Bireuen, untuk penanganan lanjutan.

Seorang dokter piket di Puskesmas Krueng Panjoe mengatakan, semua korban tertangani. Setelah didata dan mendapat penanganan pertama, merka segera dibawa ke RSUD Bireuen dengan sejumlah ambulan.

“Korban meninggal dunia serta yang luka berat dan ringan sudah dibawa ke Bireuen,” ujar dokter tersebut.

Amatan Serambi di lokasi kejadian, bus JRG terbalik miring ke kiri.

Bagian depannya rusak berat, kaca depan bagian bawah lepas dan jatuh ke badan jalan, serta bagian samping kiri rusak parah. Sementara mobil pikap, bagian depannya hancur, blok mesin terlihat jelas, kursi sopir dan dua lainnya hancur. Bahkan, satu kursi lepas ke luar mobil. Selain itu, satu tiang listrik patah dan rangkaian kabel juga hampir jatuh ke tanah.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved