Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

Pemkot Bitung Gelontorkan Dana Rp 4 Miliar untuk Bansos

Bansos tersebut bersumber dari Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Bitung tahun 2021.

Tayang:
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Penyerahan bantuan sosial bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas tahun anggaran 2021 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ManadoPemerintah Kota Bitung di bawah kepemimpinan Maurits Mantiri Wali Kota Bitung dan Hengky Honandar Wakil Wali Kota, menggelontorkan anggaran Rp 4 miliar lebih untuk bantuan sosial (Bansos), Jumat (12/11/2021).

Bansos tersebut bersumber dari Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Bitung tahun 2021, menyasar warga lanjut usia (Lansia) sebanyak 14.569 orang dan 886 orang disabilitas.

Total penerima bansos 15.454 orang, dimana setiap penerima bansos baik lansia dan disabilitas masing-masing Rp 300 ribu.

Sejumlah perwalikan penerima bansos merasa senang, bahkan ada satu di antara penerima bela-belain cepat pulang ke Bitung pasca menengok cucunya di Kota Kotamobagu.

“Bantuan ini, nantinya untuk kebutuhan sehari-sehari di rumah. Sangat membantu kami para lansia,” kata Clara Kalibato (71) warga Kelurahan Wangurer Timur Kecamatan Madidir saat diwawancarai Tribunmanado.co.id, usai menerima bantuan, di pendopo lapangan upacara kantor walikota Bitung, Jumag (12/11).

Menurut Clara Kalibato, sudah dua kali menerima bantuan sosial dari Dinas Sosial.

Clara berharap pemerintah terus diberkati Tuhan dan selalu memperhati semua lansia yang ada di Kota Bitung, Provinsi Sulut.

Abdulah Ibrahim (23) warga penerima bantuan lainnya bilang, bantuan ini sangat membatu sekali disaat tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sebagai buruh di pelabuhan, pendapatan tidak menentu. Dengan adanya bantuan ini benar-benar sangat membantu kami,” kata Abdulah Ibrahim warga kompleks Sari Kelapa Kelurahan Bitung Timur Kecamatan Maesa.

Leddy Ambat SSTP Plt Kepala Dinas Sosial Kota Bitung, bansos untuk lansia dan disabilitas baru terealisasi hari ini.

Di mana batuan tersebut, diberikan sekali dalam setahun kepada para penerima.

Penyerahan bansos ini dilakukan secara simbolis kepada penerima, oleh Maurits Mantiri Wali kota Bitung dan akan disalurkan melalui Bank SulutGo di lima titik penyaluran.

Di Bank SulutGo Cabang Bitung, untuk penerima di Kecamatan Maesa dan Aertembaga, di kantor kas Bank SulutGo di kantor Walikota untuk pemerima di Kecamatan Madidir, di bank SulutGo Manembo-Nembo untuk penerima di Kecamatan Matuari.

Lalu di kantor kas Bank SulutGo Girian untuk penerima Bansos di Kecamatan Girian dan Ranowulu, di kanto kas Bank SulutGo Papusungan untuk penerima di Kecamatan Lembeh Utara dan Lembeh Selatan.

“Jadi bansos untuk disabilitas dan lansia di Kota Bitung, serta ada penyaluran kartu keluarga sejahtera berupa buku tabungan merupakan program sembako dulunya program bantuan pangan non tunai (BPNT),” kata Leddy Ambat Plt Kepala Dinas Sosial Kota Bitung.

Leddy Ambat menjelaskan, program sembako ini adalah pengembangan dari BPNT berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk keluarga penerima.

Di tahun 2021 ada 7.613 keluarga penerima manfaat (KPM), lalu setelah di verifikasi hanya 6 ribuan yang penerima.

Bantuan ini khusus diberikan di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), setiap bulan rp 200 ribu per KPM dalam bentuk kartu yang nantinya dapat di belanjakan ke E-Warung.

“Kalau yang lalu hanya bisa belanja beras dan telur, namun saat ini bisa belanja daging, tempe, tahu dan lain sebagainya. Buku tabungan yang diterima pemerima tadi, tidak bisa diuangkan hanya bisa dibelanjakan sebagai bahan sembako,” kata dia.

Maurits Mantiri Wali kota Bitung mengatakan, semua bantuan sosial yang akan diberikan ke masyarakat di doakan lebih dulu.

Isi doanya agar tepat sasaran, kepada yang benar-benar menerima untuk kelangsungan hidupnya meningkat.

“Bagi mereka yang mengambil bantuan milik orang miskin, kami ‘kutuk’ mereka besok harinya menjadi miskin sehingga jangan coba-coba mengambil orang miskin."

"Dan ini sudah terus menerus kami sampaikan, jangan coba-coba ambil hak milik orang miskin karena akan berlaku hukum keadilan hingga karma,” tegas Maurits Mantiri.

Pihaknya berpesan kepada Dinas Sosial melalui pihak terkait, agar mengurus ini dengan baik berdasarkan data yang akurat, teliti dan cek dengan benar jangan ada yang menangis meneteskan air mata karena menerima ketidak adilan dalam hidupnya.

Tentang Bitung

Kota Bitung adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara.

Jarak dari Manado ke Manado Ibu kota Provinsi Sulut yakni 42,4 kilometer lewat Jalan Tol Manado - Bitung, atau sekitar 50 menit ditempuh dengan kendaraan roda empat.  

Kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan.

Wilayah Kota Bitung terdiri dari wilayah daratan yang berada di kaki Gunung Dua Sudara dan sebuah pulau yang bernama Lembeh. 

Kota Bitung terdiri dari 8 kecamatan dan 69 kelurahan, dengan luas wilayah 302,89 km² dan sebaran penduduk 730 jiwa/km².

Saat ini Kota Bitung dipimpin Wali Kota Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar. (crz).

Tak Hanya Lecehkan Istri Tahanan Narkoba, Oknum Polisi Ini Juga Minta Uang dan Gugurkan Kandungan

Krisis Listik Berkepanjangan Terjadi di Kabupaten Talaud, Warga: Seperti Kiamat

Oknum Polisi Rudapaksa Istri Tahanan, Minta Korban Gugurkan Kandungan hingga Uang Rp 150 Juta

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved