Breaking News:

Berita Talaud

Krisis Listik Berkepanjangan Terjadi di Kabupaten Talaud, Warga: Seperti Kiamat

Bathy Lady, warga Melonguane kepada tribunmanado,co.id, Jumat (12/11/2021) mentakan, kebutuhan listrik sudah menjadi kebutuhan primer.

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Ivent Mamentiwalo
Krisis listrik berkepanjagan terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Krisis listrik berkepanjagan yang terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud berdampak negatif pada perekonomian masyarakat di kabupaten tersebut. 

Bathy Lady, warga Melonguane kepada tribunmanado,co.id, Jumat (12/11/2021) mengatakan, kebutuhan listrik sudah menjadi kebutuhan primer.

"Tanpa listrik seperti kiamat," ucap Bethy Lady.

Masyarakat Talaud yang kebanyakan adalah nelayan merasa paling dirugikan. Pasokan es yang diperlukan tidak tersedia karena tidak adanya aliran listrik.

Diketahui Krisis listrik di kabupaten kepulauan Talaud sudah terjadi sejak beberapa bulan.

Warga Talaud sudah mulai gerah dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) 

Berbagai aksi protes telah dilakukan masyarakat Talaud terhadap pihak PLN namun tetap saja kondisi seperti ini tidak ada perubahan sama sekali.

Bulan September 2021 lalu Pihak PLN mendapat tambahan beberapa unit mesin pembangkit listrik sebesar 3 mega watt.

Hal ini guan mengantisipasi pasokan listrik di wilayah Talaud.

Beberapa pihak menilai, dengan adanya penambahan beberapa unit mesin yang baru itu seharusnya sudah bisa menghendel beberapa kekurangan yang menyebabkan krisis listrik di Talaud.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved