Berita Terkini

Fakta Gede Pasek Suardika yang Pilih Tinggalkan Partai Hanura hingga Jadi Ketua Umum PKN

Setelah mundur sebagai Sekjen Partai Hanura, politisi Gede Pasek Suardika (GPS) dengan cepat dipercaya menggawangi partai baru bernama PKN

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sekjen Partai Hanura I Gede Pasek Suardika menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Jakarta, Minggu (26/1/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mantan Sekretaris Jenderal Partai Hanura Gede Pasek Suardika kini menjadi ketua umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) setelah menyatakan mengundurkan diri dari Partai Hanura.

Setelah mundur sebagai Sekjen Partai Hanura, politisi Gede Pasek Suardika (GPS) dengan cepat dipercaya menggawangi partai baru bernama Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

Sebelumnya GPS diminta menakhodai partai yang banyak diikuti dan didirikan oleh para loyalis Anas Urbaningrum (AU) ini.

Gede Pasek Pilih Jadi Ketum Partai Baru, Keluar dari Hanura untuk Pimpin Loyalis Anas Urbaningrum

Mundur dari Hanura, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/gede-pasek' title='Gede Pasek'>Gede Pasek</a> Suardika Kini Jabat Ketua Umum <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/partai-kebangkitan-nusantara' title='Partai Kebangkitan Nusantara'>Partai Kebangkitan Nusantara</a>

Gede Pasek Suardika (GPS) kini menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) setelah dirinya mengundurkan diri sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Hanura.

Nama Gede Pasek Suardika (GPS) alhasil menjadi sorotan setelah dirinya menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

Diketahui, PKN diisi sejumlah tokoh yang merupakan loyalis eks Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Gede Pasek Suardika menyatakan mundur dari Partai Hanura melalui surat pengunduran diri yang dia tanda tangani per 28 Oktober 2021.

"Saya ingin menyampaikan pengunduran diri secara terbuka sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura dan surat resmi permohonan pengunduran diri sudah saya sampaikan kepada Ketua Umum. Surat resmi ini merupakan kelanjutan penyampaian secara lisan saya kepada Ketua Umum di waktu sebelumnya," kata Gede Pasek dalam suratnya seperti dikutip Tribunnews.com, Jumat (29/10/2021).

Dalam surat itu, Gede Pasek juga meminta maaf kepada seluruh pihak selama menjabat sebagai Sekjen Partai Hanura.

"Semoga perpisahan secara organisasi bukan berarti memisahkan silaturahim dalam kemanusiaan. Saya berdoa semoga Partai Hanura semakin berkembang dan maju," ujarnya.

Wakil Ketua Dewan Penasihat Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir pun membenarkan pengunduruan diri Gede Pasek.

Ia menyebut Gede Pasek Suardika mundur dari Hanura karena sedang mempersiapkan deklarasi partai baru.

"Lagi persiapan bikin partai kan, ya ada partai baru nanti cari saja nama partainya apa," ungkap Inas kepada wartawan, Jumat (29/10/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved