Berita Terkini

Gede Pasek Pilih Jadi Ketum Partai Baru, Keluar dari Hanura untuk Pimpin Loyalis Anas Urbaningrum

I Gede Pasek Suardika diminta menakhodai partai yang banyak diikuti dan didirikan oleh para loyalis Anas Urbaningrum (AU) ini.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Gede Pasek Suardika menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) setelah menyatakan mundur dari jabatan Sekjen Partai Hanura. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - I Gede Pasek Suardika menjadi ketua umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) setelah mundur sebagai Sekjen Partai Hanura.

Setelah keluar sebagai Sekjen Partai Hanura, politisi Gede Pasek Suardika (GPS) dipercaya menggawangi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

GPS diminta menakhodai partai yang banyak diikuti dan didirikan oleh para loyalis Anas Urbaningrum (AU) ini.

"Sebenarnya begitu sering mendengar ide dan gagasan politiknya dihambat sehingga tidak bisa maksimal, kami sudah meminta GPS untuk keluar saja dan merintis dari nol dan lebih sehat," kata Sri Mulyono yang juga doktor ilmu pemerintahan ini.

Wakil Ketua Umum <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/partai-hanura' title='Partai Hanura'>Partai Hanura</a> I <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/gede-pasek' title='Gede Pasek'>Gede Pasek</a> Suardika di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Mantan Sekretaris Jenderal Partai Hanura Gede Pasek Suardika kini menjadi ketua umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) setelah menyatakan mengundurkan diri dari Partai Hanura.

Pasek mengungkapkan, sejumlah mantan politisi Partai Demokrat dan loyalis mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tergabung dalam PKN.

"Beberapa mantan DPR RI eks Fraksi Partai Demokrat juga ada, mayoritas teman-teman AU (Anas Urbaningrum) yang berkumpul," kata Pasek saat dihubungi, Sabtu (30/10/2021).

Kendati demikian, Pasek tidak menjawab lugas saat ditanya kemungkinan Anas bergabung ke PKN setelah selesai menjalani masa pidana kelak.

Namun, Pasek memastikan, ia dan kawan-kawannya akan meminta restu Anas sebelum memulai kiprah PKN.

"Soal ke mana nanti AU, maka untuk sekarang biar beliau fokus dulu tuntaskan yang saat ini. Yang pasti kami semua minta restu beliau untuk mencoba babat alas mulai dari nol membangunnya," ujar Pasek.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pimpinan Nasional PKN Sri Mulyono menjelaskan, Pasek dipercaya menjadi ketua umum PKN karena memiliki kemampuan dan pemikiran yang mumpuni di bidang politik.

"Sebenarnya begitu mendengar seringnya ide dan gagasan politiknya dihambat sehingga tidak bisa maksimal, kami sudah meminta GPS untuk keluar saja dan merintis dari nol dan lebih sehat," ujar Sri Mulyono.

PKN menargetkan, susunan pengurus di 34 provinsi dapat rampung pada Desember 2021 dan dilanjutkan dengan pembentukan pimpinan cabang di tingkat kabupaten dan kota.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved