Breaking News:

Penanganan Covid

Kisah Asep, Pemilik Kedai Kopi yang Dipenjara 3 Hari Karena Langgar PPKM, Ditahan dengan Narapidana

Asep dibebaskan setelah menjalani hukuman selama tiga hari terhitung Kamis (15/7/2020) sejak keluarnya putusan pengadilan.

Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNJABAR.ID/FIRMAN SURYAMAN
Kisah Asep, Pemilik Kedai Kopi yang Dipenjara 3 Hari Karena Langgar PPKM, Ditahan dengan Narapidana 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa waktu lalu nama Asep Lutpi Suparman ramai diperbincangkan.

Asep diputus bersalah karena terbukti melanggar Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat.

Ia mendekam di Lapas selama tiga hari karena melanggar PPKM Darurat.

Masih Ingat Setya Novanto? Terpidana Kasus e-KTP Bikin Ulah Lagi, Kini Viral Gunakan Ponsel di Lapas

Pemilik kedai kopi di Tasikmalaya tersebut memilih menjalani kurungan dibanding membayar denda Rp 5 juta.

Asep Lutpi Suparman (23), lebih terpaksa harus memilih dikurung tiga hari ketimbang harus bayar denda Rp 5 juta karena tak punya uang sebesar itu.

Pelanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Tasikmalaya Asep Lutpi Suparman dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tasikmalaya, Minggu (18/7/2021) pagi.

Asep dibebaskan setelah menjalani hukuman selama tiga hari terhitung Kamis (15/7/2020) sejak keluarnya putusan pengadilan.

Bebas Setelah Dikurung 3 Hari Karena Melanggar PPKM, Asep Imbau Masyarakat Patuhi Aturan

Sebelumnya, Asep diputus bersalah karena terbukti melanggar Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat.

Ia dijatuhi pidana kurungan karena tempat usahanya tidak mematuhi aturan PPKM di masa pandemi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved