Breaking News:

Berita Minut

Berlangsung Sederhana, Menu Ekstrem Tetap, Ini Imbauan Joune Ganda Terkait Pengucapan Minut

Sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) gelar pengucapan syukur Minggu (20/6/2021).

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Arthur Rompis
Pengucapan di beberapa daerah di Minut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, gelar pengucapan syukur Minggu (20/6/2021).

Pengucapan syukur merupakan tradisi agraris suku Minahasa sebagai ujud ucapan syukur kepada 
Tuhan atas hasil panen. 

Dalam pengucapan syukur disajikan kuliner khas Minahasa, termasuk menu ekstrem seperti ular, tikus, kelelawar dan lainnya. 

Di Minut yang didiami sub etnis Tonsea, pengucapan syukur agak berbeda dengan di wilayah sub etnis Tountemboan.

Pengucapan syukur di sini kebanyakan diadakan sekaligus di gereja.

Baca juga: Pemkab Sitaro Siapkan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2020-2025

Tak seperti di Tountemboan, yang ramai di rumah rumah.

Namun belakangan pengucapan di Minut dirayakan dengan menjamu tamu di rumah. 

Di Desa Kokoleh 1, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minut, Provinsi Sulut, suasana pengucapan masih diwarnai kewaspadaan terhadap Covid 19.

Maikel warga setempat mengatakan, pengucapan berlangsung sederhana.

"Ini kan masih Covid 19. Tamu kami batasi. Harus dengan prokes," katanya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved