Breaking News:

Berita Sitaro

Pemkab Sitaro Siapkan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2020-2025

Upaya pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus dilakukan pemerintah daerah

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: David_Kusuma
Octavian Hermanses
Bupati Evanglian Sasingen saat membuka FGD tentang penyusunan naskah akademik Ranperda tentang Ripparda 2020-2025. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Upaya pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus dilakukan pemerintah daerah.

Salah satu cara untuk memantapkan langkah tersebut, yakni dengan menyiapkan Rencana Induk Pembangunan Kapariwisataan Daerah (Ripparda) tahun 2020-2025.

Di mana Ripparda ini digunakan sebagai bahan arahan/panduan dalam mengembangkan program pembangunan kepariwisataan secara menyeluruh, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen mengatakan, pembangunan sektor kepatiwisataan telah dilakukan sejak masa kepemimpinan Bupati dua periode sebelumnya, Toni Supit.

Namun demikian, dalam mewujudkan hal tersebut dibutuhkan proses dan waktu, sehingga pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah dan upaya.

Baca juga: Diskominfo Bolmut Maksimalkan Peran PPID dan Sosialisasi Program Pemerintahan Daerah 

"Ini (ripparda) merupakan salah satu cara dalam menggenjot pengembangan sektor pariwisata di Sitaro.

Dari awal, saya bersama jajaran terkait telah mengambil berbagai langkah untuk membangun pariwisata. Tapi di tengah perjalanan, kami diperhadapkan dengan mewabahnya pandemi Covid-19," kata Sasingen saat membuka kegiatan Forum Goup Disccusion (FGD) tentang penyusunan naskah akademik Ranperda terkait Ripparda akhir pekan lalu.

Menurut bupati, dalam membangun kepariwisataan, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder membutuhkan arah dan sasaran yang jelas dan dituangkan lewat Ripparda itu sendiri.

"Nah, Ripparda ini perlu dituangkan dalam sebuah produk hukum sebagaimana Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan, perlu menetapkan perda tentang ripparda,"lanjut Sasingen.

Ia menyebut, lewat Ripparda tersebut akan terwujud pembangunan kepariwisataan yang jelas dan memberikan dampak positif bagi semua pihak, baik pemerintah dan juga masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved