Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Guru Honorer Ini Kaget Utang Pinjam Online Bengkak Jadi Rp 206 Juta, Padahal Hanya Pinjam Rp 5 Juta

Seorang Guru Honorer di Semarang berinisial AM tertimpa beban yang berat akibat terlilit hutang pinjaman online atau pinjol. 

Editor: Alpen Martinus
TribunNews.com
Pinjaman online 

Dirinya menambahkan saat melakukan pencairan, tidak ada surat perjanjian dan sebagainya, dan saat ditagih tidak ada surat peringatan, hanya langsung meneror AM.

"Saat pencairan tidak dibubuhkan surat perjanjian, dan tanda tangan elektronik. Juga tidak ada penyelesaian dengan baik. Tidak ada peringatan langsung teror," tutur dia.

Diketahui WY sang suami juga menggadaikan sertifikat tanah orang tuanya ke BPR untuk menutupi utang tersebut.

"Jaminan saya menggandaikan sertifikat rumah orang tuanya (orang tua suami). Tapi hingga saat ini belum lunas masih ada 10 aplikasi lagi yang belum lunas," tutur dia.

Ketidak sanggupannya dalam membayar utang tersebut membuat dirinya dan sang suami

menggandeng kantor hukum Nahdlatul Ulama Salatiga untuk menggandeng ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng.

Penasehat hukum kreditur, Muhammad Sofyan menuturkan dalam sehari kliennya, AM diteror dan diintimidasi hingga ratusan kali.

Teman-teman AM juga diteror dengan menyebarkan foto AM dan KTP am dan bertuliskan wanted (dicari)

"Terornya itu ada foto AM dan KTP lalu dibubuhi tulisan wanted, dan disebarkan di seluruh kontak AM dan media sosialnya," tutur Sofyan.

Ia menuturkan ada hal yang tidak memenuhi syarat akan mengajukan gugatan perdata.

Namun demikian saat ini pihaknya memilih jalur pidana dengan melaporkan ke Ditreskrimsus Polda Jateng.

"Kami melaporkan baik dari pelanggaran UU perbankan, penghinaan, dan pencemaran nama baik," tuturnya.

Catatan OJK

Sementara itu dikutip dari Warta Kota, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat platform pinjaman online mencatatkan baki debet tumbuh signifikan sebesar 49,9 %.

Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan data tersebut dihimpun terakhir pada April 2021 lalu.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved