Nasional
Guru Honorer Ini Kaget Utang Pinjam Online Bengkak Jadi Rp 206 Juta, Padahal Hanya Pinjam Rp 5 Juta
Seorang Guru Honorer di Semarang berinisial AM tertimpa beban yang berat akibat terlilit hutang pinjaman online atau pinjol.
Bayangannya saat itu dia hanya membayar Rp 5,5 juta dari semua total utangnya.
Setelah ditransfer, justru AM hanya menerima Rp 3,7 juta saja.
"Bayangan saya dapatnya Rp 5 juta kalau plus bunga Rp 5,5 juta, tapi ternyata yang di transfer ke rekening saya Rp 3,7 juta," jelas AM.
Tenor yang diajukan juga tidak sesuai kesepakatan, dalam seminggu dirinya harus melunasi Rp 5,5 juta, jika tidak data AM akan disebar.
"Belum sampai tujuh hari atau masih berjalan lima hari saya sudah diteror untuk melunasi sebesar Rp 5,5 juta
dan mendapatkan ancaman seluruh data di ponselnya akan disebarkan," kata AM.
Hal tersebut membuatnya harus tutup lubang dan gali lubang dengan meminjam di sub aplikasi tersebut.
"3 aplikasi pinjol lunas tapi masih 6 sub aplikasi yang belum lunas karena untuk melunasi saya harus merangkul aplikasi pinjol lain hingga banyak aplikasi," tutur AM.
"Sementara untuk melunasi satu utang harus merangkul dua aplikasi pinjol lain."
Hal tersebut dilakukan AM hingga terkumpul total utang sebesar Rp 206 juta.
Namun dirinya sudah melunasi sekitar Rp 158 juta, tinggal Rp 47 juta.
Dirinya menempuh jalur hukum untuk membayar sisanya, karena bunga dari pinjol tersebut bisa menutup utangnya.
"Yang sudah saya lunasi Rp 158 juta dan sisanya tinggal Rp 47 juta," ujar AM.
"Saya tidak bayarkan sisanya dan memilih jalur hukum karena bunga dari mereka bisa untuk menutup pinjaman saya," tuturnya.
Dirinya juga melunasi utang lewat transaksi tersebut.