Pekerja Migran
Pemprov Sulut Matangkan Pemulangan Pekerja Indonesia dari Beberapa Negara
Edison Humiag Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Sulut, menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak khawatir dengan pemulangan ratusan pekerja
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, melalui Edison Humiag Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Sulut, menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak khawatir dengan pemulangan ratusan pekerja Indonesia dari berbagai negara.
"Jadi beberapa hari kemarin kami sudah melakukan rapat dan besok dijadwalkan akan menggelar rapat lagi dengan pak Gubernur bersama forkopimda, satgas covid 19 diikuti kepala daerah secara virtual.
Terkait rencana pemulangan para pekerja dari berbagai negara melalui bandara Internasional Sam Ratulangi tanggal 12 Mei 2021 menggunakan pesawat carter," kata Edison Humiang saat menyampaikan sambutan gubernur Sulut di ibadah Syukur HUT ke 21 jemaat GMIM Anugerah Asabri 2 Kelurahan Girian Permai, Minggu (9/5/2021).
Baca juga: Ini Tangapan Pengamat Kesehatan Terkait Penanganan Covid-19 Bagi Wali Kota Manado yang Baru
Edison Humiang menjelaskan informasi ini, dihadapan Ketua badan pekerja majelis sinode (BPMS) GMIM Pdt Dr Hein Arina yang memimpin ibadah syukur.
Dihadadiri juga Ir Maurits Mantiri MM Wali kota Bitung, sejumlah pejabat Pemkot Bitung, ketua Badan pekerja majelis wilayah Bitung XIII Pdt Maxi Mantow dan sejumlah pendeta serta pelayan khusus jemaat GMIM Anugerah.
Selain bandara Internasional Sam Ratulangi Bitung, ada 6 bandara lainnya yang akan menjadi lokasi pemulangan ratusan pekerja dari beberapa negara.
Untuk yang akan turun di Bandara Sam Ratulangi Manado, para pekerja menggunakan pesawat carter.
Baca juga: Menanti Kolaborasi Olly-Steven dan Andrei Angouw-Richard Sualang Selesaikan Masalah di Manado
"Jadi agenda ini, kami minta sosialisasikan ke masyarakat agar tidak perlu kuatir. Karena mulai dari kedatangan turun dari pesawat mereka akan kami terapkan protokol kesehatan hingga melakukan karantina di tempat yang sudah ditemtukan. Karantina ini dilakukan sebelum mereka kembali ke daerah masing-masing," jelasnya.
Terkait dengan ibadah syukur HUT ke 21 jemaat GMIM Anugerah wilayah Bitung XIII, merupakan suka cita jemaat dan dirangkaikan dengan syukur pelantikan walikota dan wakil walikota Bitung Ir Maurits Mantiri MM dan Hengky Honandar.
Di mata Edison Humiang, tidak ada kata terlambat dalam mensyukuri terpilihnya Maurits dan Hengky sebagai pemimpin kota Bitung.
"Kami harap dan ingin, pak Maurits dan Hengky menjadi pemimpin yang teladan," tambahnya.
Kepada seluruh pelayan khusus, pendeta dan seluruh jemaat di delapan kolom, yang ada di jemaat GMIM Anugerah Humiang perpesan untuk terus dan semakin perkuat, perkokoh dan komitmen untuk tetap setia dalam pelayanan.
Baca juga: Nikmati Keindahan Sisi Lain Manado Dengan Trip Tiga Pulau dari Grand Luley
Apalagi di kondisi melawan pandemi Covid 19. Jemaat harus senantiasa berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan daerah amat terlebih GMIM.
Dia juga berterima kasih dan apresiasi terhadap komponen warga GMIM di bitung dan jemaat GMIM Anugerah sebagai komitmen perkokoh bersatu dan bersama lanjutkan pembangunan di daerah.
Kata Humiang saat ini perekonomin di Sulut tumbuh, meski tengah diterjang pandemi covid 19. Berada diatas rata-rata Nasional dalam angka 2,27 persen Nasional dan Sulut 4,07 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/edison-humiang-pidato.jpg)